Name Tag Lanyard, Apa Saja Jenisnya?

Name tag lanyard memang sering menjadi pilihan mudah untuk melakukan promosi perusahaan maupun suatu event tertentu. Baik instansi kecil maupun besar, keduanya akan memerlukan media marketing agar membuat masyarakat luas pun bisa mengetahui keberadaan mereka.

Apa Itu Name Tag Lanyard?

Pertama-tama, Anda bisa mengenali terlebih dahulu apa itu name tag lanyard yang ada. Ada beberapa kalangan memang wajib untuk menggunakan setiap harinya pada saat sedang bekerja mulai dari name tag PNS, panitia, pekerja perusahaan ataupun lainnya. Namun sebenarnya tujuannya pun beda-beda.

Untuk nama dada yang bersifat lebih tidak resmi, biasanya hanya pengguna kenakan pada saat acara MOS. Nama dada ini cukup mereka buat dari kertas-kertas hias saja sehingga memiliki tampilan menarik. Sementara nama dada dalam acara resmi, umumnya Anda temukan di pelantikan jabatan.

Bentuk dari nametag lanyard yang digantungkan dengan tali layard custom pun beragam, namun umumnya hanya dalam bentuk persegi panjang saja. Ukurannya juga bisa berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing pengguna sehingga Anda dapat memesan sendiri berdasarkan pemakaian misalnya pada acara resmi atau tidak.

Fungsi Utama Nametag Lanyard

Umumnya nametag lanyard memiliki fungsi utama sebagai tanda pengenal bagi seluruh perusahaan. Selain itu juga berfungsi ganda untuk media branding sehingga lebih banyak orang mengenalnya. Maka dari itu, semua event promosi selalu menggunakannya demi meningkatkan target pasar sekitar.

1.      Tanda Pengenal Pekerja

Dalam bentuk apapun, nametag lanyard memiliki fungsi utama yang serupa yakni sebagai tanda pengenal bagi semua pekerja. hal ini berlaku baik di dalam atau luar perusahaan. Melalui name tag tersebut, maka Anda bisa lebih mengenal karyawan satu sama lain bahkan di luar kantor.

Hal ini karena tanda pengenal lanyard selalu ada pada baju baik tergantung maupun ditempel pakai peniti saja. Dengan begitu, orang yang tidak dikenal pun bisa tahu nama pekerja lain sangat mudah hanya cukup melihat ID card tersebut.

2.      Media Promosi Perusahaan

Secara tidak langsung, name tag lanyard pada masing-masing pekerja memang berguna sebagai media promosi dari perusahaan mereka bekerja. Tentu saja orang-orang sekitar pasti melihatnya bahkan membuatnya menarik untuk bergabung baik ikut menjalin kerja sama atau melamar kerja.

Bisa memperoleh karyawan terbaik melalui promosi sederhana seperti ini tentunya membuat pihak perusahaan juga mendapat keuntungan lebih. Lewat cara ini, Anda tak perlu lagi mengeluarkan banyak uang agar lebih mudah dikenal orang lain atau kantor lainnya di luar lingkungan kerja.

Jenis-Jenis Name Tag

Ada banyak jenis name tag yang bisa Anda gunakan mulai dari perbedaan bentuk, ukuran hingga cara menggunakannya. Salah satunya yakni name tag lanyard dimana harus menggantungkan terlebih dahulu ke tali lanyard. Tentu saja cara pemakaian seperti ini berbeda berdasar kenyamanan pengguna.

1.      Name Tag Jepit

Name tag jepit menjadi salah satu jenis name tag dengan penggemar paling banyak. Hal ini karena cara pemakaiannya sangat mudah dan harganya juga tidak terlalu mahal. Anda bisa membandingkan dengan jenis name tag magnet karena lebih mahal mengingat adanya bagian magnet.

Namun untuk kualitas dan daya tahannya, name tag jepit pun bisa Anda andalkan. Pasalnya tidak gampang rusak dan bisa bertahan dalam jangka waktu lama. Tidak heran jika cukup banyak pengguna khususnya dari pegawai perusahaan memilih tipe satu ini sebagai tanda pengenal mereka di kantor.

2.      Name Tag untuk Panitia

Panitia pada sebuah event maupun acara memang biasanya memerlukan kartu pengenal yang bertujuan agar lebih mudah dikenal oleh anggota tim satu sama lain. Tentunya hal ini sangat penting sehingga sesama panitia tidak akan tertukar dengan pengunjung lainnya sebab tidak pakai ID card.

Dalam sebuah kepanitiaan atau organisasi, kartu identitas bentuk apapun sangatlah berguna. Pasalnya name tag ini menjadi pembeda mereka diantara lainnya. Beberapa kegiatan yang penting untuk menggunakannya mulai dari acara qurban, HUT RI 74, MPLS, pramuka hingga Panitia 17 Agustus.

3.      Ukuran Name Tag

Perlu Anda tahu bahwa name tag yang tersedia sangatlah beragam. Maka dari itu, Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan penggunaan masing-masing. Misalnya yakni ukuran B1 dimana ukuran plastiknya adalah 100 x 65 mm sementara pada desain dalamnya 85 x 55 mm.

Ukuran berikutnya adalah B2 yang memiliki ukuran plastik 123 x 80 mm dan desain dalamnya 105 x 70 mm. selanjutnya Anda juga bisa menggunakan ukuran B3 dengan dimensi lebih besar yakni 122 x  95 mm serta bagian dalamnya adalah 105 x 85 mm.

Ukuran name tag terakhir adalah B4 sebagai dimensi yang paling besar. Plastiknya berukuran 150 x 106 mm sementara untuk desain dalamnya yakni 135 x 95 mm. Anda bisa menyesuaikan tergantung fungsi pemakaian nantinya agar tidak terlihat terlalu besar maupun kecil.

Desain Name Tag Lanyard

Ada banyak sekali name tag yang bisa Anda gunakan terutama dengan berbagai desain menariknya. Tentu hal ini menjadi pilihan bagi banyak orang agar menjadikan tanda pengenal mereka semenarik mungkin. Berikut ini beberapa contohnya:

1.      Desain Name Tag Anti Mainstream

Name tag yang anti mainstresm dan unik tetu memiliki desain berbeda-beda setiap perusahaan jika Anda bandingkan dengan tampilan pada umumnya. Hal ini menunjukkan bahwa kartu ID Card design cukup berperan penting pada proses pembuatan dan percetakannya.

Anda bisa mencari banyak referensi untuk mendesain name tag dengan mengunjungi beberapa situs desain seperti https://id.pinterest.com.. Di sana ada banyak sekali desain bagus termasuk juga name tag lanyard agar tetap terlihat serasi.

2.      Name Tag Unik

Suatu perusahaan akan terlihat lebih profesional ketika karyawan hingga stakeholder mengenakan tanda pengenal masing-masing sebagai kartu identitas mereka. Apabila keseluruhan pekerja memakai name tag yang unik, maka akan membuat kesan formal dan positif selama bekerja di lingkup kerja.

Selain itu, name tag memang perlu Anda gunakan setiap waktu. Terutama jika harus berada di kantor perusahaan lain. Jadi jangan pernah lupa untuk membawa semua kartu-kartu penting seperti ID card, KTP hingga SIM yang sama-sama berfungsi sebagai tanda pengenal.

3.      Name Tag Magnet

Bagi Anda yang masih saja menggunakan name tag peniti atau jarum, cobalah untuk memakai name tag magnet. Alasannya adalah karena jarum dari peniti bisa merusak baju atau bahkan meninggalkan bekas.

Name tag magnet memang sangat membantu untuk Anda yang awalnya menggunakan jarum, pin atau peniti pada nama dada. Magnet bisa jadi solusi terbaik sehingga seragam dan baju pun tidak mudah rusak karena pemakaian barang tajam tersebut.

Name tag lanyard memang bisa Anda jumpai dalam bentuk apapun di jasa cetak tali lanyard. Umumnya berbeda-beda sesuai dengan ukurannya masing-masing. Namun sebenarnya semuanya tetap bergantung dengan fungsi pemakaian masing-masing nantinya.

Desain Tali Lanyard, Bagaimana Cara Membuatnya?

Pastinya sebelum Anda membuat desain tali lanyard, ada beberapa hal perlu menjadi perhatian agar hasilnya pun tetap sesuai dengan harapan dan keinginan penggunanya. Pasalnya hasil sangat bergantung pada pemilihan desainnya. Jadi jangan pernah membatasi pemakaian warna dan ikon lain.

Cara Membuat Desain Tali Lanyard

Selama tahun 2020 ke atas ini memang sangat mudah untuk menemukan jasa pembuatan tali lanyard. Banyak dari mereka juga sekaligus menyediakan layanan desain sehingga memudahkan pelanggan ketika hendak melakukan pemesanan. Bahkan tidak sedikit dari pemesan pun menggunakannya.

1.      Pembuatan Sketsa Dasar

Sketsa dasar bisa Anda anggap sebagai fondasi sebelum membuat desain pada langkah selanjutnya. Curahkan saja apapun ke dalamnya baik warna, logo hingga semua gambar untuk menentukan tahapan dasar saat hendak membuatnya terutama jika menggunakan perangkat lunak khusus.

Sebelum Anda membuat desain dengan menggunakan perangkat lunak, maka langkah pertama harus disiapkan adalah sketsa dasar. Bisa jadi istilahnya adalah memindahkan gambar sketsa ke dalam software editor sehingga lebih mudah untuk melakukan pengeditan berikutnya.

2.      Membuat Format dengan Desain Memanjang

Setelah selesai membuat sketsa, Anda bisa mengubah sketsa gambar di dalam aplikasi dalam bentuk desain memanjang. Sesuaikan dengan lebar dan panjang sesuai kebutuhan pembuatan. Jangan bingung dulu mengapa desain harus berupa memanjang. Tentunya menyesuaikan bentuk tali lanyard.

Mengingat bahwa tali lanyard memang berbentuk persegi panjang yang memiliki dimensi antara 90 x 2 – 3 cm, maka langkah ini bertujuan untuk memudahkan Anda memperlihatkan seluruh gambar dalam desain. Setidaknya meminimalisir ikon-ikon tidak terlihat karena ukuran terlalu panjang atau besar.

3.      Mewarnai Desain dengan Metode Digitalisasi

Setelah konsep dan format dari desain sudah Anda pilih, maka langkah selanjutnya adalah memberikan warna. Tentu saja pemilihan kombinasi warnanya harus sesuai dengan ciri khas suatu perusahaan, instansi maupun lembaga, mengingat bahwa setiap dari mereka perlu menonjolkan karakteristiknya.

Jangan lupa juga untuk menyesuaikan dengan warna digital yang terdiri dari CMYK atau cyan, magenta, yellow dan juga black. Keempat ini menjadi warna dasar utama dalam sebuah percetakan. Namun ketika memilih metode cetak digital printing mampu menghasilkan warna lebih beragam.

4.      Proses Percetakan Akhir

Tibalah pada saat proses percetakan akhir yang menjadi langkah terakhir. Anda bisa menggunakan teknik digital printing karena mampu membuat hasil cetak jadi lebih bergambar, menarik dan juga full color. Umumnya akan menggunakan bahan polyester karena mampu menyerap banyak warna.

Biasanya mereka akan menggunakan mesin berupa mesin press atau hot roll yang beroperasi pada suhu panas di atas rata-rata. Maka dari itu, proses percetakan ini hanya dilakukan oleh ahlinya agar benar-benar membuat hasil cetaknya jadi lebih berwarna dan maksimal.

Cara Mudah Memesan Lanyard Online dan Custom

Saat ini memang banyak tersedia jasa percetakan yang menawarkan desain custom dan pemesanan secara online. Tentu saja hal ini menjadi pertimbangan baru bagi pelanggan ketika mereka hendak memesan. Mengingat bahwa saat ini ada berbagai kesibukan sehingga tak sempat order langsung.

1.      Memilih Metode Percetakan

Pertama, Anda perlu memilih metode percetakan yang Anda inginkan. Pastikan jika tempat tersebut memang benar-benar terpercaya dan profesional dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Selain itu tanyakan terlebih dahulu apakah hasilnya bisa cepat pudar, lebih dari satu warna dan faktor lainnya.

Mengingat bahwa ada dua jenis printing pada lanyard yakni sablon dan digital printing. Jadi penting untuk memilih metode percetakan terlebih dahulu karena akan berpengaruh dengan penentuan desainnya. Misalnya jika memilih percetakan sablon, maka hanya harus terdiri dari satu warna saja.

2.      Membuat Desain

Seperti penjelasan yang di atas, ketika Anda sudah mengetahui metode percetakan, kini saatnya untuk membuat desain. Lanyard ID card umumnya memiliki ukuran antara 2 x 90 cm hingga 2,5 x 90 xm. Namun jika memilih dimensi lebih pendek, yakni hanya 2 cm x 33 cm semua tergantung selera.

Anda bisa membuat desain dengan jenis file dalam bentuk vektor baik CDR atau AI. Hal ini bertujuan agar tidak perlu menurunkan kualitasnya ketika harus mengubah ukuran desainnya. Selain itu, pilih saja pewarnaan CMYK bukan berupa RGB agar membuat akurasi warna cetakan lebih sesuai.

3.      Memilih Percetakan

Setelah menentukan metode printing dan desainnya, kini saatnya Anda bisa memilih tempat untuk mencetaknya. Pastikan jika penyedia jasa cetak tali lanyard kali ini memang benar-benar profesional dan mampu memuaskan kebutuhan pelanggan.

Jangan ragu untuk bertanya terlebih dahulu dengan hasil printing mereka. Selain itu, cobalah mengajukan pertanyaan apapun terkait proses pekerjaannya mulai dari metode printing, pemilihan bahan lanyard, penggunaan warna, penentuan ukuran hingga harga sekalipun.

4.      Memilih Bahan

Setelah sesuai dengan keempat langkah sebelumnya, kini saatnya Anda bisa memilih bahan yang bagus untuk tali lanyard. Material polyester hanya akan digunakan ketika pemesan meminta percetakan pada metode sablon.

Sementara jika Anda memilih lanyard printing, maka bisa memilih beberapa bahan mulai dari tisu maupun polyester. Jadi hal ini bergantung dengan masing-masing kebutuhan dan selera. Jangan lupa juga untuk menyesuaikan kenyamanan pengguna selama menggunakannya.

5.      Mengirim Desain dan Menunggu Percetakan

Jika desain dan bahan sudah Anda tentukan, kini saatnya untuk mengirim desain secara online kepada jasa cetak print tali lanyard tersebut. Pastikan telah mengirim sesuai dengan bentuk file dari kesepakatan. Mengingat bahwa beberapa tempat penyedia jasa pun memiliki ketentuan tersendiri pada desainnya.

Biasanya Anda bisa mengirim file tersebut melalui alamat email. Tanyakan terlebih dahulu melalui customer service. Selanjutnya sebagai pemesan hanya perlu menunggu hasil percetakan saja hingga konfirmasi berikutnya.

6.      Naik Cetak dan Menunggu Hasil Cetak

Nantinya penyedia jasa percetakan akan bertanya kembali pada Anda mengenai perubahan desain jika memungkinkan. Apabila sudah tidak ada editing lagi, maka langkah selanjutnya yakni menunggu naik ke mesin cetak.

Biasanya para customer service juga akan memberi tahu kepada pemesan bahwa pesanannya telah naik cetak. Artinya Anda hanya perlu menunggu beberapa waktu saja sebelum mengambil hasil lanyard yang sudah jadi.

7.      Menyelesaikan Pembayaran

Setelah Anda mendapatkan konfirmasi untuk pengambilan lanyard, segeralah mengambilnya. Jangan lupa juga bertanya mengenai total keseluruhan biayanya. Mengingat bahwa setiap pesanan juga memiliki jumlah dan spesifikasi yang berbeda.

Untuk itu, tanyakan total biaya sebelum desain naik cetak. Biasanya beberapa penyedia jasa percetakan akan meminta pembayaran DP dulu sebagai jaminan. Nantinya Anda hanya perlu menyelesaikan kurangannya sembari mengambil tali lanyard yang sudah jadi.

Desain tali lanyard tentu tidak bisa Anda buat secara sembarangan. Mengingat bahwa kualitasnya sangat berpengaruh pada hasil akhir lanyard. Jadi jangan tergesa-gesa untuk mendesainnya. Serahkan saja pada ahlinya seperti desainer agar benar-benar memuaskan.

Cara Design Lanyard dengan Software Gratis

Saat ini sudah banyak tersedia sofware editor gratis yang dapat Anda gunakan untuk menentukan berbagai desain. Salah satunya yakni mencoba beberapa cara design lanyard memakai beberapa aplikasi seperti Canva, Adobe Photoshop dan lainnya. Lantas bagaimana langkah-langkahnya?

Langkah-Langkah Cara Design Lanyard dengan Canva dan Adobe

Sebenarnya ada banyak software editor yang Anda gunakan untuk mencoba membuat desain lanyard. Namun dua aplikasi paling banyak penggunanya yakni Canva dan Adobe Illustrator. Tentu saja Anda pun sudah tidak asing lagi dengan kedua perangkat tersebut. Berikut ulasannya:

1. Cara Design Lanyard dengan Canva

Canva memang menjadi salah satu perangkat lunak di bidang grafis secara online yang memiliki banyak sekali pengguna. Pasalnya ada berbagai template siap pakai di dalamnya dimana pengguna dapat mengakses dengan gratis. Berikut ini cara-cara mendesain lanyard sederhana

  • Bukalah browser di PC Anda
  • Klik pada kolom pencarian
  • Ketikkan https://www.canva.com/ klik enter
  • Tunggu hingga laman Canva muncul secara sempurna
  • Klik pada menu Create Design
  • Buatlah layout lanyard sesuai standar yang Anda butuhkan
  • Atur ukuran paling luar adalah 40 cm x 2,3 cm
  • Atur juga ukuran tengah menjadi 40 cm x 2 cm
  • Atur area desain lanyard sebesar 40 cm x 1,7 cm
  • Tambahkan background pada layout lanyard
  • Klik menu Sisipkan
  • Klik pada menu Gambar Galeri atau Pilihan dari Canva
  • Tambahkan juga logo dan elemen teksnya
  • Jika desain sudah selesai, klik pada tombol Download
  • Ubah tipe file menjadi PDF agar file diterima dalam bentuk vektor
  • Tunggu hingga penyimpanan selesai
  • Selesai

2. Cara Design Lanyard di Adobe Illustrator

Adobe Illustrator merupakan salah satu software editor khusus desain grafis dengan basis vektor yang banyak orang-orang gunakan untuk membuat berbagai desain salah satunya adalah lanyard. Ada beberapa komponen harus masuk di dalamnya mulai dari logo dan nama perusahaan.

  • Buka Adobe Illustrator
  • Klik tombol File lalu New
  • Isikan ukuran pixel sesuai dengan ukuran lanyard
  • Jika sudah, klik tombol OK
  • Klik menu Rectangle Tool
  • Buatlah bentuk persegi memanjang seperti tali lanyard
  • Mulai berikan warna dengan klik ikon Gradient Tools
  • Tentukan warna sesuai kebutuhan
  • Tambahkan objek dengan klik menu Object
  • Buat desain lanyard sesuai kebutuhan Anda
  • Tambahkan tulisan perusahaan dengan klik menu Text
  • Ubah font dan ukuran di menu Font
  • Jika sudah, klik tombol File lalu Export
  • Pilih format folder yang Anda kehendaki,
  • Simpan dalam bentuk PNG

4 Langkah Dasar dalam Desain Lanyard

Sebagai pengguna saja, tentu Anda jarang sekali menyiapkan desain terlebih dahulu karena umumnya langsung memakai atau membelinya. Jika menginginkan hasilnya tampak lebih keren dan elegan, cobalah untuk menggunakan digital printing dan juga mendesainnya sendiri. Berikut cara mudahnya:

1. Membuat Sketsa Dasar

Sebelum membuat desain lanyard dengan menggunakan aplikasi di PC Anda, maka lebih baik untuk menentukan bagaimana sketsa dasarnya terlebih dahulu. Bagi seorang pemula, bukan menjadi masalah apabila harus menggambar memakai pensil dan kertas terlebih dahulu.

Namun jika sudah tahu dan ahli bagaimana cara menggunakan berbagai aplikasi editor, maka langsung saja buatlah sketsa dasar secara langsung di PC tersebut. Nantinya akan jauh lebih mudah ketika hendak melanjutkan ke langkah berikutnya untuk menambahkan detail dan komponen lainnya.

2. Membuat Format Desain Secara Memanjang

Setelah selesai membuat sketsa dasarnya, Anda bisa membuatnya mengikuti ukuran memanjang sesuai dengan ukuran yang ingin dicetak. Langkah ini bertujuan agar memudahkan bagi editor ketika hendak menambahkan teks, logo, gambar atau lainnya sehingga tetap menyesuaikan dimensi cetak.

Tentu saja akan terasa sangat kesulitan apabila harus mendesain pada format desain pada umumnya namun sebenarnya ketika hendak mencetaknya yakni menggunakan ukuran lanyard. Selanjutnya berikan beberapa komponen dan detail seperti logo perusahaan, slogan atau gambar lainnya.

3. Memberikan Pewarnaan Menggunakan Teknik Digitalisasi

Sesudah format dan konsep desain Anda sudah selesai, maka langkah selanjutnya adalah memberikan kombinasi warna sesuai kebutuhan. Pemberian ini tentu tidak dapat orang-orang lakukan secara sembarangan karena harus tetap menyesuaikan dengan komponen lainnya agar tetap tampak serasi.

Biasanya dalam dunia digital terdapat istilah CMYK yang terdiri dari beberapa warna yakni cyan, magenta, yellow dan black. Anda pun bisa menggunakan patokan tersebut untuk saling mencampur dan mendapat warna sesuai dengan kebutuhan.

4. Proses Percetakan

Langkah terakhir adalah proses percetakan yang umumnya akan menggunakan metode digital printing karena memberikan hasil akhir lebih berkelas dan full color. Melalui teknik satu ini, tali lanyard bisa Anda desain semenarik mungkin karena tidak ada batasan warna dan gambar seperti cetak sablon.

Biasanya alat-alat percetakan digital printing yakni menggunakan mesin hot roll dengan memakai suhu panas. Sebenarnya metode ini memang lebih banyak penggemarnya karena mampu memberikan hasil akhir yang lebih menarik.

Rekomendasi untuk Desain Lanyard

Dengan kegunaan lanyard yang cukup banyak di kehidupan manusia, membuat mereka akhirnya juga menyesuaikan pada pembuatan desainnya. Tentu hal ini menjadi langkah paling penting dalam pembuatan karena sangat mempengaruhi bagaimana keindahan hasil akhirnya.

1. Pattern

Desain lanyard yang menggunakan full pattern pun menjadi salah satu rekomendasinya. Dengan memakai model seperti ini, maka tali lanyard akan terlihat memiliki daya tarik tersendiri. Anda bisa memakainya untuk keperluan organisasi, acara maupun keperluan lain seperti menggantung HP.

Anda bisa menggunakan berbagai pattern pada tali lanyard yang nantinya dapat disandingkan dengan warna-warna pastel. Misalnya beberapa karakter kartun sebagai komponen utamanya berwarna merah muda, baby blue, lilac dan lain sebagainya. Selanjutnya menggunakan latar belakang warna putih.

2. Doodle

Tentunya Anda setuju jika doodle memiliki desain dan tampilan yang lucu namun tetap sederhana sehingga tidak terlihat begitu berlebihan. Nyatanya bukan menjadi masalah apabila menyematkannya pada desain lanyard karena sangat cocok apabila digunakan oleh kalangan para milenial.

Menggunakan desain doodle dengan sentuhan warna yang sedikit tentu tidak kalah menarik bagi para panitia, pelajar maupun pekerja. Bahkan rekomendasi seperti ini sangatlah cocok untuk perusahaan atau instansi di bidang seni. Jadi jangan ragu menggunakannya karena tampak simple namun unik.

3. Gradasi

Desain lanyard yang menggunakan warna gradasi seperti ini terlihat begitu menggemaskan. Namun pastikan bahwa Anda sudah memilih beberapa pilihan warna untuk digradasikan demi mendapatkan hasil kombinasi bagus. Misalnya yakni hijau neon dan merah mudah dimana saling berkebalikan.

Dengan memilih dua warna yang saling bertolak belakang dan bukan dalam satu tone, nyatanya memberikan hasil gradasi menjadi lebih cantik. Meskipun tidak menambahkan komponen lain alias polos, namun desain seperti ini juga tidak kalah menariknya saat Anda menggunakannya.

Anda bisa mencoba cara design lanyard dengan menggunakan dua aplikasi di atas. Namun sebenarnya ada banyak sotware editing lainnya yang juga tidak kalah menarik. Jika kesulitan, cobalah untuk menggunakan jasa desain agar hasilnya tampak lebih profesional.

Lanyard Printing: Bagaimana Tips Memilih Tali Lanyard?

Bagaimana cara memillih tali lanyard yang tepat tentu menjadi pertanyaan jika Anda sedang bingung membelinya. Saat ini memang sudah tersedia banyak tempat lanyard printing baik untuk mencetak custom atau pembelian secara langsung. Tentu saja desainnya tersedia begitu beragam dan bervariasi.

Tips Memilih Tali Lanyard Sebelum Mencetak

Umumnya tempat printing akan mencetak lanyard sesuai dengan desain dan permintaan dari para pembeli. Bagi Anda jika hendak melakukan percetakan, maka ada beberapa tips berikut ini dapat diikuti. Mengingat bahwa sebagian besar cetak berjumlah banyak sehingga penting meminimalisir kesalahan.

1. Mengetahui Bahan Tali Lanyard

Ada 4 bahan yang umum menjadi material utama dari pembuatan lanyard mulai dari tisue, nilon, sarung dan reflektif. Tisue paling disukai diantara lainnya karena hasil cetakannya akan memberikan efek glossy. Selain itu juga dapat menampilkan warna dalam jumlah banyak dan tidak terbaras.

Permukaan lanyard yang menggunakan bahan tisue memang lebih cocok apabila memakai metode digital printing. Material satu ini menjadi rekomendasi utama ketika Anda ingin mendapatkan tali lanyard tahan lama. Sementara pilihan lainnya seperti nilon, memiliki permukaan sedikit kasar saat diraba.

2. Menentukan Warna dan Ukuran Lanyard

Setelah menentukan bahan apa yang akan Anda gunakan, maka selanjutnya adalah memilih warnanya. Alangkah lebih baik untuk menyesuaikan pemilihan warna dengan kebutuhan. Misalnya warna logo perusahaan, identitas organisasi atau instansi terkait tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Tidak hanya warna, Anda juga harus menentukan seberapa lebar ukuran dari lanyard tersebut. Ukurlah terlebih dahulu panjang dan lebarnya agar sesuai dengan kebutuhan dan selera. Pengukuran ini juga berpengaruh pada desain yang akan tercetak di atasnya karena dimensinya telah sesuai.

3. Merasakan Tekstur Permukaan Lanyard

Apabila Anda sudah mengetahui apa saja bahan lanyard yang ada di pasaran, jangan lupa juga untuk merasakan tekstur permukaannya. Pasalnya setiap material memiliki karakteristik tersendiri. Tentu saja hal ini juga berhubungan pada tingkat kenyamanan orang-orang saat memakainya di leher.

Tekstur dari lanyard bisa Anda rasakan mulai dari sangat kasar, lentur, halus dan lain sebagainya. Karakteristik permukaan ini memang berhubungan dengan kenyamanan ketika seseorang sedang menggunakannya. Apabila memungkinkan, rabalah terlebih dahulu dan mengalungkan ke leher.

4. Mengetahui Kekuatan Lanyard

Tips berikutnya yang juga perlu Anda pertimbangkan adalah mengetahui bagaimana kekuatan lanyard. Langkah kali ini dapat dilakukan dengan mengecek ketebalan pada tali lanyard. Mengingat bahwa waktu pemakaiannya pun cukup lama sehingga harus benar-benar mendapatkan bahan tahan lama.

Lanyard yang tebal pastinya akan jauh lebih awet dan tidak mudah putus sehingga Anda bisa menggunakannya dalam jangka waktu lama. Selain itu, cobalah untuk meregangkan talinya dan tarik perlahan beberapa kali. Jika memang kuat, maka seratnya tidak gampang rusak dan robek.

5. Memperkirakan Panjang Tali Lanyard Sesuai Kebutuhan

Panjang lanyard pun menjadi salah satu pertimbangan yang perlu Anda perhatikan karena berhubungan dengan kenyamanan masing-masing orang. Apabila terlalu pendek, tentu membuat pengguna juga kurang nyaman saat menggunakannya atau bahkan timbul perasaan tertarik.

Selain itu, ukuran tali lanyard yang terlalu panjang atau pendek juga bisa saja merusak penampilan ketika menggunakannya. Umumnya, ukuran terbaik adalah sekitar perut atau sedikit ke bawah di bagian dada. Namun sebenarnya ada beberapa dimensi standarnya menurut SNI atau internasional.

6. Membuat Desain

Langkah yang paling penting adalah membuat desain untuk mencetaknya di atas lanyard. Tampilannya bisa beupa gambar, tulisan atau logo perusahaan agar terlihat semenarik mungkin. Jadi pembuatannya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Pembuatan desain pun bisa Anda serahkan kepada ahlinya. Biasanya beberapa tempat printing lanyard telah menyediakan jasa ini baik untuk menggambar sketsa awal saja atau menyusunnya hingga hasil akhir.

7. Memilih Lanyard dengan Percetakan Custom

Bagi Anda yang ingin mencetak lanyard khusus untuk perusahaan, kantor, lembaga, instansi ataupun kepanitiaan, maka pastikan memesan di tempat lanyard printing custom. Hal ini memiliki tujuan sendiri agar seluruh pencetakan mulai dari unsur nama, logo dan komponen lainnya terlihat seragam.

Tentu hal ini juga memudahkan bagi para pelanggan untuk memesan sesuai dengan desain impian mereka. Terlebih jika tempat printing menyediakan jasa tersendiri kepada pembeli dalam menentukan desain. Meski memerlukan tarif lebih, namun menjadi fasilitas customer agar lebih mudah.

8. Mencetak Desain Lanyard

Setelah desain dan percetakan lanyard telah Anda tentukan, maka langkah terakhir adalah langkah mencetak. Biasanya mereka akan memakai dua metode yakni sablon dan digital printing. Sebelumnya siapkan semua bahan dan peralatan sesuai permintaan dari penyedia jasanya.

Apabila membuat lanyard menggunakan metode digital printing, maka caranya adalah hanya perlu mencetak saja. Selain itu juga membutuhkan waktu lebih cepat. Sementara pada cetak sablon, Anda harus memindahkan desain ke kertas kalkir terlebih dahulu.

Tips Memilih Tempat Lanyard Printing Berkualitas

Tidak hanya mempertimbangkan bagaimana cara untuk memilih bahan tali lanyard, namun Anda juga perlu tahu caranya menentukan tempat lanyard printing terbaik. Tentunya bertujuan agar mendapatkan pelayanan berkualitas agar hasilnya tak mengecewakan.

1. Memahami Kebutuhan Pemakaian

Tips pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memahami kebutuhan pemakaian tali lanyard tersebut. Maksudnya yakni apakah perlu digunakan di dalam atau luar ruangan. Misalnya bagi pekerja lapangan atau banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, sebaiknya memesan lanyard poliester.

Pasalnya bahan poliester memang lebih awet dan tebal sehingga tahan terhadap cuaca panas atau bahkan hujan. Sementara jika sering menggunakannya di dalam ruangan, pesan saja material berupa tisue. Selain itu, kain ini juga cocok apabila Anda menggunakannya pada acara jangka pendek.

2. Menyesuaikan dengan Budget Anda

Satu hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah tetap menyesuaikan dengan budget. Hal ini berhubungan pada pemilihan bahannya karena lanyard tidur lebih mahal daripada polyester. Tentu saja perbedaan harga tersebut juga sesuai pada tingkat keawetan material masing-masing.

Selain itu, harga lanyard yang menggunakan metode digital printing pun lebih mahal apabila Anda membandingkannya dengan harga lanyard secara sablon. Jadi datangilah terlebih dahulu tempat percetakan untuk memilih bahan maupun teknik cetaknya agar sesuai pada budget masing-masing.

3. Mensyesuaikan dengan Kebutuhan Desain

Apabila Anda sudah menyesuaikan tempat lanyard printing dengan budget, maka langkah berikutnya adalah mempertimbangkan dari segi desainnya.  Misalnya jika pengeluaran sebuah perusahaan hanya cukup untuk memesan metode cetak sablon, maka harus mengubah desain sesederhana mungkin.

Apabila desain Anda sebelumnya terlihat full color, ubahlah menjadi 1 sampai 2 warna saja. Pilih satu warna yang sekiranya cocok dengan tampilan akhirnya nanti. Misalnya memiilih hitam dimana desain sebelumnya memiliki beberapa unsur seperti hitam, abu-abu dan putih.

Saat ini memang sudah banyak tersedia penyedia jasa lanyard printing yang bisa Anda temukan di percetakan manapun. Namun usahakan agar tidak salah pilih karena pastinya akan berkaitan pada hasil akhirnya.

Cara Buat Template Lanyard Custom

Lanyard sendiri merupakan aksesoris berbentuk tali yang akan Anda gantungkan ke leher setiap kali menggunakannya. Fungsinya adalah membawa barang penting berukuran kecil dengan lebih mudah. Desain template lanyard pun beragam sesuai kebutuhan dan selera masing-masing penggunanya.

Cara Buat Template Lanyard Custom

Tali gantungan ini memang sebenarnya berfungsi untuk menggantungkan ID card, HP atau barang penting kecil lainnya. Tentunya Anda pun tidak asing lagi dengan aksesoris satu ini karena cukup banyak orang menggunakannya terutama dari kalangan pekerja. Berikut ini cara buat secara custom

1. Menentukan Warna Dasar Tali Lanyard

Menentukan warna dasar menjadi langkah pertama yang bisa Anda lakukan untuk menentukan template lanyard. Pemilihan ini pun tidak dapat dilakukan sembarangan karena berdasarkan keputusan bersama dari seluruh pemakainya. Terlebih apabila berguna sebagai identitas perusahaan besar.

Pemilihan warna lanyard bisa berdasarkan identitas perusahaan, komunitas atau organisasi. Anda bisa menyesuaikannya agar identik dengan ciri khasnya. Mengingat bahwa melalui desain yang menarik ini pun nyatanya berguna sebagai media promosi kepad masyarakat umum agar lebih terkenal.

2. Mulai Membuat Desain Template Lanyard

Sebelum masuk ke rancangan desain menggunakan perangkat komputer, alangkah lebih baiknya Anda menggambarkan sketsa terlebih dahulu. Pastikan untuk menuangkan seluruh ide ke dalam sebuah gambar. Biasanya langkah seperti ini menjadi tugas dari seorang desain grafis di sebuah kantor.

Membuat sketsa pun juga memudahkan Anda untuk menjadikan desain agar lebih sesuai dengan nilai-nilai perusahaan ataupun instansi. Maka dari itu, pembuatannya pun tidak boleh sembarangan meski harus memakan waku cukup lama. Pasalnya harus memasukkan suatu gagasan ke dalam desain.

3. Memilih Gaya Tulisan, Logo dan Ilustrasi

Lanyard memang bisa Anda katakan memiliki banyak sekali fungsi dan kegunaan karena memiliki desain pada permukaannya cukup kompleks dan berbeda-beda. Setidaknya ada tiga pilihan jenis rancangan dominan perlu pengguna tentukan yakni berdasarkan gaya tulisan, logo atau ilustrasi.

Pembuatan lanyard untuk sebuah perusahaan memang mengharuskan untuk memasukkan ciri khas mereka agar menjadi tanda pengenal kepada banyak orang. Biasanya dapat berupa logo, slogan atau bahkan hanya melalui gaya tulisan saja. Hal ini pun juga memerlukan waktu cukup lama.

4. Digitalisasi Rancangan Desain Tempate Lanyard ke Komputer

Sesudah menentukan tipe rancangan dan sketsa yang akan Anda tempatkan ke permukaan tali lanyard, maka langkah berikutnya yakni memindahkannya ke komputer. Pastikan juga bahwa perangkat telah memiliki software desain grafis sehingga bisa membuat sketsa jadi lebih leluasa.

Melalui bantuan sketsa Anda yang sudah jadi, maka kini saatnya untuk memindahkan gambar tersebut agar tercetak secara digital. Bahkan satu langkah ini akan berpengaruh besar pada hasil akhirnya sehingga memerlukan keahlian dan ketrampilan dari desainernya saat melakukan digitalisasi gambar.

4 Contoh Template Lanyard Sederhana dan Menarik Sesuai Kebutuhan

Anda pun bisa mengatakan bahwa lanyard merupakan tali penyambung ID card yang banyak orang gunakan dari kalangan pekerja kantoran, panitia atau peserta sebuah acara. Benda kecil satu ini akan memudahkan siapapun untuk menggantungkan kartu identitas. Berikut contoh template sederhananya:

1. Tempate Lanyard dengan Gaya Tulisan Biasa

Lanyard biasa yang ingin Anda buat untuk perusahaan, lembaga atau instansi hanya lewat desain sederhana saja mungkin bisa memilih dari gaya tulisannya agar tidak terlihat berlebihan. Tidak jarang bagi mereka pun sering menambahkan jargon atau semboyan sebagai ciri khasnya.

Melalui desain seperti ini, karyawan atau anggota yang mengenakan tali lanyard ini secara tidak langsung akan menambah semangat selama berkegiatan bersama-sama. Tak lupa juga pemilihan warna dasar pun ikut berpengaruh, biasanya memilih warna gelap seperti hitam, maroon dan navy.

2. Template Lanyard dengan Logo dan Gambar

Tidak hanya menonjolkan gaya tulisan saja yang berbeda, beberapa orang pun juga tak jarang memilih desain meriah. Mereka pun menempatkan logo atau gambar perusahaan pada permukaan tali lanyard. Tentu saja pemilihan desain seperti ini mampu menggambarkan ciri khas perusahaan atau instansi.

Sementara untuk pemakaian logo perusahaan biasanya juga menjadi ajang promosi dan media branding kepada banyak orang. Terutama jika instansi atau badan industri tersebut masih terbilang baru sehingga membutuhkan perhatian dari masyarakat umum guna meningkatkan branding.

3. Template Lanyard dengan Karakter Kartun

Berikutnya, desain lanyard yang cukup banyak ada di pasaran adalah menyematkan karakter kartun di permukaan talinya. Tentu hal ini pun tidak ada salahnya jika Anda menginginkannya. Tampilan seperti ini memberikan kesan lebih santai, ceria dan menyenangkan pada pribadi seseorang.

Namun biasanya jarang sekali perusahaan yang memilih desain seperti ini karena merasa kurang formal. Desain tali lanyard dengan gambar kartun umumnya berguna untuk menggantung HP, kartu e-money, vape, flashdisk dan lainnya. Atau biasanya terdapat pada event khusus pengguna anak-anak.

4. Template Lanyard dengan Desain Artistik dan Modern

Contoh template lanyard berikutnya yakni menggunakan desain yang tampak artistik namun tetap terlihat modern dan kekinian untuk saat ini. Mengingat bahwa Anda pun tentunya tidak jarang melihat tampilan lanyard hanya itu-itu saja sehingga tampak sedikit membosankan.

Pilihan desainnya umumnya menggunakan full color dengan tampilan sedikit berbeda. Namun pilihan kombinasinya tidak norak untuk pemakaian sehari-hari. Selain itu juga kerapkali menambahkan komponen unik dan artistik sehingga tak terlihat membosankan ketika sedang menggunakannya.

Kegunaan Tali Lanyard Selain Gantungan ID Card

Dalam pemilihan template lanyard yang membutuhkan waktu cukup lama, ternyata kegunaannya tidak hanya sebagai gantungan ID card saja. Banyak orang pun kini sudah menjadikannya sebagai penunjang penampilan terutama dari kalangan pekerja kantoran.

1. Aksesoris untuk Gantungan Ponsel dan Flashdisk

Tali lanyard nyatanya seringkali digunakan untuk menggantung HP pemiliknya sama seperti gantungan ID Card. Biasanya mereka yang melakukan cara seperti ini memang seringkali lupa dalam menyimpan HPnya. Selain itu juga kerapkali menambahkan ornamen lain agar terlihat lebih unik, misalnya pompom

Tidak hanya untuk menggantung HP saja, kebanyakan orang pun kerapkali menjadikan tali lanyard sebagai gantungan flashdisk. Mengingat bahwa ukurannya yang cukup kecil sehingga mudah sekali hilang maka dari itu perlu tali lanyard.

2. Sebagai Media Promosi

Tentu sudah tidak asing lagi ketika Anda menganggap bahwa penentuan template lanyard yang begitu lama memang bertujuan untuk menjadikannya sebagai media promosi. Baik dari perusahaan maupun acara-acara besar lainnya.

Hal ini menjadi alasan mengapa dalam perancangan template lanyard memang tidak sembarangan dan harus menyematkan tulisan, logo atau simbol lain sebagai ciri khasnya. Namun meskipun begitu, selama pembuatannya tetap harus memperhatikan kebutuhan demi kenyamanan pengguna.

Itulah tadi berbagai alasan mengapa sebuah perusahaan atau instansi memerlukan waktu lama dalam menyusun template lanyard. Mengingat bahwa kegunaan utamanya adalah sebagai media branding maka penting untuk membuatnya terlihat begitu menarik.

Jenis-Jenis Pengait untuk Lanyard ID Card dan Desain Card Holder

Pernahkah Anda mendengarkan istilah Lanyard ID card? Sudah banyak orang menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari baik untuk menggantung HP, kunci motor hingga kartu tranportasi. Namun yang paling umum adalah menggantungkan identitas diri khususnya sebagai pekerja kantoran.

5 Jenis Pengait untuk Lanyard ID Card

Tali lanyard ID card mempunyai beragam jenis bahan, ukuran dan warna yang dapat Anda sesuaikan dengan selera dan kebutuhan. Umumnya materialnya berasal dari nilon, tissue, sarung hingga reflektif. Menariknya, saat ini beberapa toko sudah menyediakan custom. Berikut contohnya:

1.      Standar J Hook

Jenis pengait satu ini sangat umum Anda jumpai di pasaran. Apabila orang-orang melihatnya, maka bentuknya memang mirip sekali dengan pengait pada pancingan. Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa disebut dengan Standar J Hook karena memiliki bentuk hampir sama seperti huruf J.

Material yang umumnya digunakan pada jenis pengait ini adalah tembaga, logam dan besi. Untuk menggunakannya, Anda perlu menekan salah satu sisi kaitan sampai terbuka baru bisa mengaitkan card holder atau ID Card. Setelah itu, kait akan terkunci saat melepaskannya secara otomatis.

2.      Thumb Hook

Jenis pengait satu ini juga menjadi salah satu bentuk yang umum ada di pasaran. Tentunya Anda sudah tidak lagi asing dengan bentuknya. Thumb Hook sebenarnya memiliki kemiripan seperti Standar J Hook namun berbeda pada detail logamnya. Karena terlihat lebih tebal dan terdapat tonjolan khusus.

Bagian tonjolan tersebut memiliki fungsi tersendiri yakni untuk menekan tuas ketika Anda ingin membukanya celah sebelum memasukkan ID card. Pengait jenis ini pun memang lebih mudah dalam mengaitkan card holder atau kartu ID. Thumb Hook umumnya tersedia 2 warna yakni emas dan perak.

3.      Oval Hook

Sesuai dengan namanya, oval hook memiliki bentuk oval yang memiliki bahan dan cara pemakaian sama seperti Standar J Hook. Perbedaan keduanya terletak pada bentuknya saja. Hal ini membuat ruang pengaitnya menjadi lebih luas sehingga dapat Anda gunakan untuk ID card lebih tebal.

Cara menggunakan pengait oval hook yakni dengan menekan salah satu sisi bagian saja sampai terbuka. Nantinya Anda bisa langsung memasukkan ID card, card holder, gantungan vape atau apapun. Namun kelemahannya adalah kaitannya mudah terjatuh karena ruangnya lebih luas daripada lainnya.

4.      Mobile Phone Loop

Awalnya, jenis pengait satu ini ditujukan untuk telepon genggam yang menjadi alasan penamaannya. Namun belakangan ini, penggunaan mobile phone loop sudah jarang orang-orang gunakan sebagai pengait HP. Saat ini, fungsinya telah beralih menjadi pengait kartu ID karena tampak lebih sederhana.

Selain itu, bahan yang ada pada mobile phone loop pun juga tidak mudah berkarat. Umumnya menggunakan material berupa bahan tali dan plastik yang terbuat dari nilon. Ada juga stopper kecil pada pengait ini berfungsi untuk melepaskan sisi tali lanyard dan tali kecil di bagian ujungnya.

5.      Crocodile Clip

Terakhir, Anda bisa menggunakan crocodile clip yang memiliki bentuk hampir mirip seperti penjepit pakaian. Pada pemakaiannya, hanya perlu menekan kedua sisi pengait secara bersamaan. Namun kelemahannya, kaitan pada ID card tidak akan masuk pada gantungan sehingga mudah jatuh dan lepas

Kaitan pada ID Card hanya akan menempel pada gantungan yang bentuknya seperti klip. Umumnya memakain bahan seperti logam dan plastik. Namun pengait berbahan logam memang lebih banyak penggemarnya karena memiliki bagian gerigi di sisinya karena cenderung kuat dan tidak mudah lepas.

Desain Card Holder untuk Lanyard ID Card Anda

Pada zaman serba cashless ini sebenarnya membuat banyak orang cenderung menggunakan kartu daripada uang kertas. Tidak banyak jika mereka pun memerlukan dompet khusus sebagai tempat penyimpanannya. Berikut ini ada beberapa contoh desainnya apabila Anda tertarik memakainya

1.      Card Holder Calvin Klein

Bagi Anda yang suka pergi tanpa menggunakan uang tunai, maka pilihan terbaik adalah memilih card holder Calvin Klein. Merk satu ini terbuat dari bahan kulit berkualitas terbaik. Selain itu, brand ini memang menjadi pilihan paling tepat bagi pemakainya jika ingin tampil elegan dan modern.

Tidak hanya berfungsi untuk menyimpan kartu saja, Calvin Klein pun juga dapat Anda gunakan sebagai tempat penyimpanan koin. Tersedia berbagai warna dan model sehingga calon pengguna pun bisa memilihnya sesuai selera. Desainnya pun sangat sederhana namun tetap terlihat elegan dan modern.

2.      Card Holder Miniso

Bagi Anda yang lebih suka card holder dengan desain penuh karakter dan minimalis, maka membeli di Miniso bisa menjadi salah satu rekomendasi terbaiknya. Brand satu ini memang terkenal memiliki berbagai model menarik dan kekinian sehingga cukup banyak orang menyukainya.

Anda bisa memilih card holder Miniso sesuai dengan gaya penampilan sendiri. Dompet kartu berwarna kalem untuk gaya sederhana dan simple ataupun dompet karakter. Guna mendapatkannya, rentang harganya biasanya berkisar antara Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu.

3.      Card Holder Fossil

Brand Fossil menjadi salah satu merk yang sangat terkenal sebagai penghasil produk berbahan kulit dan memiliki kualitas tinggi. Tentunya Anda bisa mendapatkan card holder dari brand terkemuka satu ini. Desainnya tampak begitu berkelas dan elegan sehingga mempunyai daya tarik tersendiri.

Melalui card holder Fossil ini sangatlah pas bagi Anda yang seringkali membawa dompet kartu untuk acara formal. Pilihan warnanya cenderung gelap dan netral sehingga dapat dipadukan pada gaya penampilan apapun mulai dari hitam, coklat, beige dan krem.

4.      Card Holder Mont Blank

Bentuk card holder dari merk satu ini memiliki ukuran yang lebih panjang. Dengan begitu, Mont Blanc mampu Anda gunakan untuk menyimpan kartu dalam jumlah cukup banyak daripada slot biasanya. Jadi sangat pas bagi pengguna apabila memiliki keperluan kartu berjumlah lebih dari 5 hingga 6 buah.

Card holder Mont Blank terbuat dari material PU leather sehingga Anda tidak perlu meragukan kekuatan dan kualitasnya. Setiap kali pembelian, pelanggan akan mendapatkan box sehingga produk pun juga dapat menjadi hadiah untuk orang terkasih

5.      Card Holder Hush Puppies

Sebagai salah satu merk ternama di kalangan anak muda, Hush Puppies juga menghadirkan produk card holder mereka. Tak perlu bertanya lagi tentang kualitasnya karena dompet kartu brand ini terbuat dari kulit sapi asli dengan jahitan dompet yang kuat dan sudah jelas awet meski sering memakainya.

Tidak hanya menyimpan banyak kartu, Anda pun juga bisa meletakkan foto kesayangan di dalam slotnya. Ukurannya pun sangat pas apabila mengaitkannya pada lanyard ID Card sehingga jangan khawatir jika ingin terlihat lebih minimalis dan tetap stylist.

Ada banyak jenis pengait hingga desain card holder yang dapat Anda pasangkan dengan Lanyard ID card. Keduanya adalah pasangan serasi untuk menunjang penampilan sehingga tidak heran jika orang-orang mengandalkannya guna meningkatkan kepercayaan diri sehari-hari.

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?