Situs Download Lanyard Design Vector

Bagi Anda yang hendak mendesain tali lanyard sendiri, maka cobalah untuk mengunjungi beberapa situs penyedia lanyard design vector. Tanpa harus membuat desain dari awal karena seluruh template-nya telah tersedia secara langkap. Jadi pengguna hanya perlu mengubah sesuai kebutuhannya.

11 Situs Download Lanyard Design Vector

Lanyard design dalam bentuk vector pun sebenarnya lebih fleksibel karena Anda bisa mengeditnya lagi mulai dari mengubah ukuran hingga menambah komponen apapun. Karena itu, gambar vector memang cocok untuk Anda membuat desain lanyard sebelum memastikan hasil akhir sebelum cetak.

1. Freepik

Pertama, Anda bisa mengunjungi Freepik untuk mendapatkan ribuan lanyard design vector. Situs satu ini memang terkenal menyediakan gambar dalam bentuk vector bahkan lebih dari 600 jutaan. Namun sebenarnya pengguna dapat memperoleh beberapa kategori mulai dari psd, icons, photos dan vector.

Jadi Anda tidak hanya bisa mengunduh lanyard design dalam bentuk vector saja namun juga dapat berupa icons dan PSD. Hebatnya, pengguna mendapat akses bebas untuk mengunduh file tanpa harus melakukan registrasi akun terlebih dahulu. Setidaknya ada 50 juta gambar terunduh setiap harinya.

2. Free Vector

Free Vector menjadi salah satu situs penyedia lanyard design vector yang dapat Anda gunakan secara gratis. Tidak hanya dalam bentuk file itu saja, namun pengunjung juga dapat mengunduh pada format PDF, SVG, AI dan EPS> FreeVector.org mempunyai koleksi gambar vektor lebih dari 1600.

Gambar ini pun terbagi menjadi 14 kategori mulai dari Cool Design, Animals, Office, Business dan masih banyak lagi. Tentu saja Anda bisa mencari desain lanyard dari beberapa kelompok tersebut. Dengan begitu, lebih memudahkan untuk memilih template berdasarkan kebutuhan dan selera.

3. Pixabay

Pixabay pun juga menyediakan ribuan lanyard design vector untuk Anda unduh secara gratis. Website ini sebenarnya sudah luncur sejak tahun 2010 silam. Sampai saat ini telah memiliki lebih dari 1,8 juta gambar dengan kualitas tinggi yang sudah disediakan oleh tim mereka bagi pengguna setianya.

Adapun lebih dari 90 ribu vector tersebut bisa Anda dapatkan secara gratis. Ketika Anda sedang mencari lanyard design vector, carilah sesuai dengan kata kunci yang tepat agar lebih mudah menemukannya. Situs ini pun menyediakan panduan khusus bagi pengguna baru saat mengaksesnya.

4. Vecteezy

Situs satu ini sudah terkenal menyediakan gambar vector dengan kualitas tinggi. Menariknya berbagai template tersebut telah bebas dari lisensi baik untuk pemakain pribadi maupun profesional. Hal ini menunjukkan bahwa Vecteezy pun sangat cocok ketika Anda memakai dalam keperluan banyak orang.

Menariknya, Vecteezy menyediakan fitur edit desain terlebih dahulu sebelum mengunduhnya seperti mengubah warna, gaya tulisan dan ukuran. Artinya, Anda perlu melakukan pengeditan pada desain lanyard. Jika diperlukan, terdapat juga versi premium agar bisa mendapat fitur lebih lengkap.

5. Vector Stock

Cukup berbeda dengan situs sebelumnya, Vector Stock adalah situs khusus yang menyediakan keseluruhan gambarnya secara gratis. Artinya Anda bisa mengunduh bebas semua gambar di dalamnya. Tertulis juga setidaknya ada hampir 20 juta gambar vector tergolong pada royalty free.

Anda pun bisa mendapatkan lanyard design vector setidaknya sebanyak 350 ribu pilihan secara gratis. Namun ada beberapa diantaranya juga berbayar. Ada beberapa fitur premium seperti Credits untuk sistem pre pay credits dan Pay Per Image apabila ingin melakukan pembayaran sesuai pilihan gambar.

6. Flaticon

Berikutnya, Anda bisa memilih Flaticon untuk mencari lanyard design dalam bentuk vector, PNG, EPS, SVG, PSD sampai BASE 64. Bentuk vector yang tersedia di situs ini sebenarnya hanya berupa ikon dimana saat ini sudah ada sebanyak 2 jutaan dapat pengguna unduh secara gratis.

Icon di situs Flaticon sebenarnya sudah berada pada satu kelompok sesuai dengan kategorinya masing-masing. Artinya, Anda pun akan lebih mudah untuk mencari lanyard design satu per satu berdasar kebutuhan dan selera, misalnya bertemakan hewan, wisata alam hingga media sosial.

7. Free Vector Maps

Free Vector Maps hadir dengan pilihan gambar vector yang sedikit berbeda dari situs sebelumnya. Pasalnya Anda hanya akan menemukan dalam bentuk peta dunia dan negara saja sesuai namanya. Tentu tampilan seperti ini lebih cocok jika ingin mencari desain lanyard bertemakan geografi.

Beberapa desain grafis dari perusahaan ternama nyatanya telah memilih situs ini untuk logo mereka seperti Google, Amazon, Facebook hingga BBC. Maka dari itu, jangan ragu jika ingin mendapat desain lanyard bertemakan peta dunia dan negara agar tampilannya pun lebih unik dan menarik.

8. Public Domain Vectors

Hampir sama seperti sebelumnya, Anda pun bisa menebak dari nama situsnya. Public Domain Vectors menyediakan gambar vector yang bebas copyright sehingga pengguna pun aman-aman saja apabila menggunakannya. Jadi bebas untuk mengubah, mendistribusikan hingga menggandakannya.

Situs ini cocok untuk Anda gunakan untuk pemakaian komersial sehingga jangan ragu jika ingin memilih desain lanyard bagi sebuah perusahaan. Tentu saja hal ini sangat membantu mengingat bahwa instansi maupun lembaga pun juga memerlukan lanyard yang seragam bagi seluruh karyawannya.

9. Creazilla

Setidaknya Anda bisa menemukan sekitar 1 juta vector gratis yang ada di Creazilla. Situs ini juga mendukung format EPS, SVG dan AI. Menariknya, pengguna dapat mengunduh tanpa indikasi hak cipta sehingga bebas untuk mengubah, mengedit atau menambahkan gambar apapun.

Creazilla sendiri merupakan situs vector gratis yang menawarkan pencarian secara cerdas. Demi kenyamanan penggunanya, Anda bisa langsung mengetikkan kata kunci atau frasa untuk menemukan lanyard design dengan lebih mudah.

10. Icon8

Dengan mengunjungi Icon 8, Anda bisa memanfaatkan jutaan ikon di dalamnya untuk memasangnya pada lanyard design. Ada banyak sekali ilustrasi SVG dan PNG gratis pada situs tersebut. Selain itu juga tersedia beberapa kategori agar lebih terfokus mulai dari teknologi, bisnis, hewan dan lainnya.

Setelah Anda memilih elemen, maka unduh ikon tersebut dengan kualitas tinggi. Lanjutkan untuk mulai mengedit sesuai kebutuhan pemakaian lanyard design. Jangan khawatir mengenai hak cipta karena seluruh ikonnya memang tersedia dalam tujuan komersial.

11. Vexels

Terakhir Anda bisa mengunjungi web vektor dari Vexels yang menyediakan lebih dari 50 kategori vektor dasar dan halaman vektor terkini. Platform ini pun menawarkan unduhan gratis dalam format PNG, SVG, EPS hingga PSD.

Keunggulan dari situs Vexels adalah menyediakan alat bawaan untuk melakukan pengeditan gambar secara online. Tentu saja hal ini mampu memudahkan pengguna ketika hendak menyesuaikan file vektor sesuai dengan kebutuhan dan selera mereka masing-masing.

Ada banyak sekali situs yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan lanyard design vector. Pilihan dan menunya pun sangat beragam sehingga dapat menyesuaikan berdasar selera dan kebutuhan. Selain itu juga ada tidak sedikit diantaranya tersedia tanpa adanya hak cipta.

Lanyard Design Template, Ketahui Ukuran Standarnya

Tidak hanya sekedar menentukan desain mana yang paling bagus, namun Anda pun harus memperhatikan beberapa hal seperti ukuran standarnya. Tujuannya agar tidak terlalu besar maupun kecil. Dengan begitu, bukan menjadi masalah ketika memakai lanyard design template di internet.

Ukuran Tali Lanyard Sesuai Standar Indonesia

Pemakaian tali lanyard untuk memudahkan pemakaian ID Card biasanya memang menjadi ciri khas dan karakter suatu perusahaan. Hal ini menjadi alasan mengapa mereka berlomba-lomba membuat desain semenarik mungkin. Namun jangan lupa perhatikan berapa ukuran standar lanyard?

1.      Tali Lanyard Lebar 2,5 cm

Pertama adalah ukuran yang paling banyak menjadi pilihan sebagian besar orang karena mereka menganggap bahwa 2,5 cm tidak terlalu besar dan kecil. Untuk 2,5 cm ini biasanya tersedia dalam beberapa bahan salah satunya yakni kain tisue meskipun memiliki harga lebih tinggi.

Tali lanyard selebar 2,5 cm ini juga mengandalkan desain berupa teknik digital printing sehingga Anda pun bisa mencetak desain pada kedua sisinya secara penuh. Tampilan dua sisi memang terlihat lebih menarik. Selain itu, bahan kain tisue juga memberikan efek sedikit glossy sehingga tampak elegan.

2.      Tali Lanyard Lebar 2 cm

Dengan ukuran yang lebih kecil, membuat tali lanyard selebar 2 cm juga menjadi pilihan bagi banyak orang karena terkesan ramping dan minimalis. Salah satu bahan sering digunakan adalah kain tisue. Pasalnya juga mampu memberikan hasil cetakan pada kedua sisi menggunakan teknik printing digital.

Namun pada tali lanyard lebar 2 cm yang menggunakan bahan poliester biasanya hanya dapat memberikan hasil cetak satu sisi saja. Selain itu, Anda tidak dapat memberikan desain secara penuh pada ukuran tali sehingga penentuan desain pun terkesan terbatas pada ukuran maksimal 1,8 cm saja.

3.      Tali Lanyard Lebar 1,5 cm

Terakhir adalah ukuran tali  lanyard dengan lebar yang paling kecil. Untuk satu ini biasanya hanya terbuat dari bahan poliester saja karena lebih mengandalkan efektivitas pemakaiannya. Memang material dan ukuran tersebut jauh lebih murah daripada kain tisue pada umumnya.

Namun dengan ukuran yang lebih kecil membuat desainnya juga terbatas pada satu sisi saja. Biasanya Anda hanya mampu memberikan desain pada lebar maksimal 1,3 cm saja. Meski demikian, perusahaan berprinsip kesederhanaan dan elegan justru sering menggunakan jenis seperti ini.

Ukuran ID Card untuk Tali Lanyard

Tidak ada salahnya jika Anda pun juga mempertimbangkan seberapa besar ID card yang akan tergantung pada tali lanyard tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengetahui desain kali ini sesuai dengan ukurannya atau tidak. Umumnya diketahui menurut dua standar yakni Indonesia dan internasional.

1.      Ukuran ID Card Standar Indonesia

Ukuran ID card yang ada di Indonesia sendiri sudah memiliki standar bakunya sebagai tolak ukur. Jadi seluruh pengguna di tanah air tentu mempunyai bentuk dan dimensi serupa. Misalnya ID card berupa KTP berukuran panjang 85,6 mm dan lebar 53,98 mm dimana telah sesuai standar ISO 7810.

Tentu ukuran tersebut bisa saja berubah karena dimensi ID card berupa KT zaman dulu adalah dalam bentuk pixels yakni 1011 dengan 638 pixel. Berbeda lagi jika Anda membandingkan dengan kartu ID pada sebuah perusahaan. Biasanya menggunakan ukuran 90 mm x 55 mm atau 80 mm x 53 cm.

2.      Ukuran ID Card Standar Internasional

Anda pun juga perlu tahu bahwa ukuran ID Card juga terdapat standar internasionalnya oleh lembaga ISO yakni International Organization for Standars. Mereka mengeluarkan empat ukuran mulai dari ID card 1 sebagai patokan utama yakni 85,6 mm x 53,98 mm untuk KTP, kartu kredit, SIM dan kartu debit.

Sementara ID card 2 berukuran 105 mm x 74 mm untuk kartu identitas pada beberapa negara. Berikutnya ID card 3 memiliki ukuran 125 mm x 88 mm biasanya Anda jumpai pada visa dan paspor. Terakhir adalah ID card 4 sebagai dimensi paling kecil yakni hanya 15 mm x 25 mm.

3.      Kertas ID Card B1 – B4

ID Card B1 memiliki ukuran yang paling kecil dan desain ringan. Hal ini membuatnya sering digunakan oleh panitia event di luar ruangan karena cukup banyak aktivitas outdoor. Berikutnya ID Card B2 dengan panjangbesar daripada B1 seringkali untuk kartu panitia, masuk kerja dan latihan.

Sementara orang-orang lebih banyak menggunakan kertas ID Card B3 untuk mengikuti rapat, event atau seminar yang bersifat formal. Terakhir adalah ID Card B4 dengan ukuran 13,5 x 9,5 cm. Umumnya perusahaan akan memilihnya sebagai name tag khususnya jika bersifat kekinian dan start up.

4.      Kertas ID Card A1 – A2

Ketika Anda sedang membeli tempat ID card sekaligus dengan tali lanyard-nya, pasti akan memilih sesuai dengan ukurannya. Tipe pertama adalah A1 dimana hampir sama seperti B4 karena membuat tampilan pegawai tampak lebih formal. Umumnya juga terdapat plastik pelindung agar tetap awet.

Terakhir adalah kertas ID Card A2 yang banyak orang gunakan sebagai ukuran standar membuat kartu nama. Dengan panjang dan lebar tidak begitu besar namun membuat pemiliknya harus menyematkan informasi di dalamnya secara detail.

Cara Menerapkan Ukuran Standar pada Lanyard Design Template

Sekalipun Anda memutuskan untuk menggunakan lanyard design template yang ada di internet, namun bukan berarti tidak memperhatikan hal lainnya. Tujuannya adalah agar penyusunan berbagai komponen di dalamnya tetap sesuai dengan ukuran standarnya.

1.      Menyisipkan Foto

Setelah Anda selesai dengan memilih desain lanyard, maka langkah berikutnya adalah menyisipkan foto. Aturlah ukurannya sesuai tulisan dan jenis font-nya. Jangan sampai menutupi informasi pada kartu identitas tersebut. Usahakan agar warna dan frame tidak terlalu mencolok dan terkesan mengganggu.

Apabila ingin membuatnya sendiri, Anda bisa memakai berbagai macam aplikasi seperti Canva dan Adobe Photoshop. Pasalnya di Canva sendiri telah menyediakan banyak sekali pilihan template tak terkecuali jika sedang mendesain tali lanyard sekaligus kartu namanya.

2.      Menyesuaikan Ukuran ID Card dengan Tali Lanyard

Jika desain dan foto sudah siap semua, maka kini saatnya memberikan warna dan komponen pendukung pada ID card tersebut. Pilih saja berdasarkan kebutuhan dan selera perusahaan. Namun sebaiknya sudah menyesuaikan ukurannya saat langkah pertama editing agar lebih mudah.

Berbagai ukuran ID card memang selalu mengalami perkembangan. Begitu pun terjadi pada tali lanyard yang saat ini juga menjadi penunjang penampilan bagi diri seseorang. Jadi jangan ragu untuk memesannya secara custom jika tidak ingin kesulitan mendesainnya sendiri.

Ada banyak lanyard design template yang tersedia di internet sehingga Anda pun bisa menggunakannya kapanpun secara gratis. Namun jangan lupa untuk tetap menyesuaikan dengan ukuran standar baik ID card maupun tali lanyard agar tetap terlihat stylist dan mengikuti standarnya.

Design Lanyard Custom Keren

Saat ini tali lanyard tidak hanya berguna untuk gantungan ID card saja atau benda kecil lainnya. Banyak orang pun ingin tampil sempurna sehingga memadukan modelnya dengan outfit harian. Menariknya beberapa percetakan sekarang telah menyediakan design lanyard custom sesuai keinginan pelanggan.

Jenis Lanyard Berdasarkan Cetaknya

Selama membuat design lanyard yang keren sebaiknya Anda menyimpan desainnya dalam format CDR, Al ataupun SVG. Ketiganya adalah format file vektor untuk meminimalisir apabila ukuran desainnya tidak sesuai dengan ketentuan dari percetakan. Berikut dua jenis utama berdasar cetaknya:

1. Lanyard Printing

Lanyard keren printing ini merupakan lanyard yang menggunakan percetakan secara digital printing. Kelebihannya pun cukup banyak mulai dari hasil cetakan bisa menghasilkan full color sehingga tampak lebih menarik dan berkualitas. Selain itu juga memberikan kesn tidak timbul dan terkesan halus.

Kelebihan lainnya, hasil cetakan dari lanyard printing ini bersifat tahan air. Artinya, Anda pun tidak perlu khawatir jika benda tersebut harus basah terkena air atau hujan. Bahkan kabarnya mampu bertahan awet hingga bertahun-tahun sehingga dapat menggunakannya selama beberapa waktu cukup lama.

2. Lanyard Sablon

Tali lanyard sablon sendiri adalah lanyard yang menggunakan percetakan dengan teknik sablon manual. Tentunya hasil cetakan akan sedikit berbeda apabila Anda membandingkan pada lanyard printing. Perbedaan ini tergantung preferensi masing-masing orang saat menentukan pilihannya.

Hasil cetakan dari lanyard sablon tidak bisa secara full color karena hanya memuat maksimal 3 komponen warna saja. Artinya Anda harus benar-benar menentukan pilihan warna yang dominan untuk mendesain. Namun menariknya, dapat memberikan efek timbul ketika meraba permukaannya.

Jenis-Jenis Lanyard Printing

Dengan beberapa kelebihan dari lanyard printing, tipe percetakan satu ini dibagi lagi menjadi 4 jenis yakni satu kait, double kait, tanpa finishing dan ukuran pendek. Umumnya yang membedakannya hanya dari bentuk dan jumlah kaitan hingga ukuran baik panjang maupun pendeknya.

1. Lanyard Printing Satu Kait

Lanyard printing satu kait merupakan lanyard yang hanya memiliki satu pengait saja. Bahan utamanya adalah kain poliester dengan lebar 2 cm dan kain tisu berukuran 2 cm hingga 2,5 cm. Panjang secara keseluruhan adalah 85 cm sehingga Anda bisa menggantungkannya full pada leher.

Jenis lanyard ini pun bisa Anda tambahkan dengan stopper untuk memudahkan pemasangan ID card, card holder, vape dan masih banyak lagi. Jadi penambahan seperti ini bersifat opsional tergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

2. Lanyard Printing Double Kait

Sama seperti namanya, lanyard printing double kait memiliki dua buah pengait. Hampir mirip sebelumnya, bahan utamanya yakni kain poliester ataupun kain tisu yang memiliki panjang serupa yakni sama-sama 2 cm. Ukuran panjangnya pun juga tidak berbeda yaitu sekitar 80 sampai 85 cm.

Namun karena memiliki dua buah pengait, Anda tidak bisa menambahkan stopper pada tali lanyard tersebut. Hal ini tentu bukan menjadi masalah karena dengan adanya dua buah kait ini tetap memudahkan pengguna saat hendak menggantungkan card holder, ID card atau benda kecil lainnya.

3. Lanyard Printing Tanpa Finishing

Tali lanyard printing tanpa adanya finishing ini bisa Anda artikan yakni tali lanyard yang menggunakan percetakan secara digital marketing. Namun setelahnya tidak ditambahkan stopper atau kait sehingga harganya pun terjual lebih murah. Biasanya pelanggan akan menambahkan sendiri sesuai selera.

Tali lanyard printing tanpa finishing ini umumnya akan menggunakan bahan poliester yang memiliki lebar sekitar 2 cm. Namun jika memakai material berbeda seperti kain tisu akan mempunyai panjang lebih beragam mulai dari 2 cm; 2,5 cm dan 3 cm. Panjangnya pun juga sama yakni sekitar 85 cm.

4. Lanyard Printing Ukuran Pendek

Tali lanyard printing pendek tentu memiliki ukuran yang lebih pendek jika Anda bandingkan dengan panjang pada umumnya. Pasalnya tali lanyard biasanya berukuran 80 hingga 85 cm. Namun kali ini hanya mempunyai panjang 33 sampai 35 cm saja dengan lebar 3 cm.

Lanyard printing ukuran pendek pun juga menggunakan bahan serupa baik kain tisu atau poliester. Namun menariknya, jika Anda membeli jenis satu ini makan tidak perlu lagi menambahkan stopper karena sudah lengkap dengan pengait di dalamnya.

Hal-Hal Perlu Anda Perhatikan Saat Menentukan Design Lanyard

Meski Anda menyerahkan semua desain lanyard kepada petugas percetakan atau jasa desain grafis, namun tidak ada salahnya jika memperhatikan hal-hal penting selama penentuannya. Pasalnya hal ini juga secara langsung berpengaruh pada hasil cetakan yang dihasilkan nantinya.

1. Desain File dalam Warna CMYK

Dalam panduan design lanyard ini, Anda bisa mengedit keseluruhan pada warna CMYK. Melalui pengerjaan seperti ini, maka tidak perlu memerlukan pekerjaan ekstra untuk koreksi warna tertentu. Mengingat bahwa warna memang tak dapat terkonversi secara semestinya menuju ke opsi CMYK.

Jadi ketika Anda menggunakan jasa desain grafis untuk menyusun design lanyard ini maka lebih baik mengingatkan pada desainer agar mengubahnya terlebih dahulu. Hal ini dapat mereka lakukan dengan mudah melaluyi Adobe Photoshop. Cukup masuk ke menu Document Color Mode dan pilih opsi CMYK.

2. Teks Menjadi Outlines

Salah satu faktor penting untuk menentukan tampilan teks tetap terlihat menarik adalah font. Ada banyak pilihan berbeda tersedia sehingga Anda bisa memilihnya sesuai dengan selera. Namun beberapa diantaranya justru terkonversi pada pengaturan standar seperti Times New Roman dan Arial.

Untuk mencegahnya, Anda bisa menyematkan font tersebut terlebih dahulu pada PDF sekaligus membuat JPG. Namun solusi terbaiknya adalah dengan mengonversi teks agar berubah menjadi outlines. Semua tulisan akan berubah menjadi garis vektor dan bidang sehingga tidak dapat terkonversi

3. Overprint dan Transparansi

Overprint akan membuat lapisan hasil cetakan menjadi tumpang tindih satu sama lain. Hal ini menandakan bahwa permukaan di bawahnya juga ikut terlihat. Maka dari itu, perlu mencetak pada satu halaman terlebih dahulu sebagai percobaan karena pada aplikasi editor pun tidak akan terlihat.

Selanjutnya ada juga transparansi yang membuat sebagian atau seluruh komponen terlihat transparan. Biasanya kendala seperti ini terjadi ketika desain menggunakan efek glow effect, drop shadow dan fade out namun lupa tidak meratakannya terlebih da hulu.

4. Cakupan Tinta Maksimum

Cakupan tinta maksimum pada percetakan lanyard adalah 300%. Namun jangan pernah lupa untuk mempertimbangkan kembali apa jenis bahannya. Misalnya tidak menyarankan melebihi dari 280% jika menggunakan bahan kain tisue.

Apabila Anda terpaksa melebihi cakupan tinta maksimum tersebut, maka kemungkinan besar tidak semua tinta dapat terserap baik ke permukaan cetak. Hal ini umumnya terjadi pada warna-warna gelap seperti hitam.

Ada beberapa design lanyard yang berbeda berdasarkan dengan jenis percetakannya. Hal ini pun dapat Anda tentukan berdasarkan kebutuhan dan selera masing-masing. Namun jangan lupa untuk memperhatikan beberapa hal seperti format file hingga tinta maksimum sebelum mencetaknya.

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?