Lanyard Printing: Bagaimana Tips Memilih Tali Lanyard?

Bagaimana cara memillih tali lanyard yang tepat tentu menjadi pertanyaan jika Anda sedang bingung membelinya. Saat ini memang sudah tersedia banyak tempat lanyard printing baik untuk mencetak custom atau pembelian secara langsung. Tentu saja desainnya tersedia begitu beragam dan bervariasi.

Tips Memilih Tali Lanyard Sebelum Mencetak

Umumnya tempat printing akan mencetak lanyard sesuai dengan desain dan permintaan dari para pembeli. Bagi Anda jika hendak melakukan percetakan, maka ada beberapa tips berikut ini dapat diikuti. Mengingat bahwa sebagian besar cetak berjumlah banyak sehingga penting meminimalisir kesalahan.

1. Mengetahui Bahan Tali Lanyard

Ada 4 bahan yang umum menjadi material utama dari pembuatan lanyard mulai dari tisue, nilon, sarung dan reflektif. Tisue paling disukai diantara lainnya karena hasil cetakannya akan memberikan efek glossy. Selain itu juga dapat menampilkan warna dalam jumlah banyak dan tidak terbaras.

Permukaan lanyard yang menggunakan bahan tisue memang lebih cocok apabila memakai metode digital printing. Material satu ini menjadi rekomendasi utama ketika Anda ingin mendapatkan tali lanyard tahan lama. Sementara pilihan lainnya seperti nilon, memiliki permukaan sedikit kasar saat diraba.

2. Menentukan Warna dan Ukuran Lanyard

Setelah menentukan bahan apa yang akan Anda gunakan, maka selanjutnya adalah memilih warnanya. Alangkah lebih baik untuk menyesuaikan pemilihan warna dengan kebutuhan. Misalnya warna logo perusahaan, identitas organisasi atau instansi terkait tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Tidak hanya warna, Anda juga harus menentukan seberapa lebar ukuran dari lanyard tersebut. Ukurlah terlebih dahulu panjang dan lebarnya agar sesuai dengan kebutuhan dan selera. Pengukuran ini juga berpengaruh pada desain yang akan tercetak di atasnya karena dimensinya telah sesuai.

3. Merasakan Tekstur Permukaan Lanyard

Apabila Anda sudah mengetahui apa saja bahan lanyard yang ada di pasaran, jangan lupa juga untuk merasakan tekstur permukaannya. Pasalnya setiap material memiliki karakteristik tersendiri. Tentu saja hal ini juga berhubungan pada tingkat kenyamanan orang-orang saat memakainya di leher.

Tekstur dari lanyard bisa Anda rasakan mulai dari sangat kasar, lentur, halus dan lain sebagainya. Karakteristik permukaan ini memang berhubungan dengan kenyamanan ketika seseorang sedang menggunakannya. Apabila memungkinkan, rabalah terlebih dahulu dan mengalungkan ke leher.

4. Mengetahui Kekuatan Lanyard

Tips berikutnya yang juga perlu Anda pertimbangkan adalah mengetahui bagaimana kekuatan lanyard. Langkah kali ini dapat dilakukan dengan mengecek ketebalan pada tali lanyard. Mengingat bahwa waktu pemakaiannya pun cukup lama sehingga harus benar-benar mendapatkan bahan tahan lama.

Lanyard yang tebal pastinya akan jauh lebih awet dan tidak mudah putus sehingga Anda bisa menggunakannya dalam jangka waktu lama. Selain itu, cobalah untuk meregangkan talinya dan tarik perlahan beberapa kali. Jika memang kuat, maka seratnya tidak gampang rusak dan robek.

5. Memperkirakan Panjang Tali Lanyard Sesuai Kebutuhan

Panjang lanyard pun menjadi salah satu pertimbangan yang perlu Anda perhatikan karena berhubungan dengan kenyamanan masing-masing orang. Apabila terlalu pendek, tentu membuat pengguna juga kurang nyaman saat menggunakannya atau bahkan timbul perasaan tertarik.

Selain itu, ukuran tali lanyard yang terlalu panjang atau pendek juga bisa saja merusak penampilan ketika menggunakannya. Umumnya, ukuran terbaik adalah sekitar perut atau sedikit ke bawah di bagian dada. Namun sebenarnya ada beberapa dimensi standarnya menurut SNI atau internasional.

6. Membuat Desain

Langkah yang paling penting adalah membuat desain untuk mencetaknya di atas lanyard. Tampilannya bisa beupa gambar, tulisan atau logo perusahaan agar terlihat semenarik mungkin. Jadi pembuatannya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan.

Pembuatan desain pun bisa Anda serahkan kepada ahlinya. Biasanya beberapa tempat printing lanyard telah menyediakan jasa ini baik untuk menggambar sketsa awal saja atau menyusunnya hingga hasil akhir.

7. Memilih Lanyard dengan Percetakan Custom

Bagi Anda yang ingin mencetak lanyard khusus untuk perusahaan, kantor, lembaga, instansi ataupun kepanitiaan, maka pastikan memesan di tempat lanyard printing custom. Hal ini memiliki tujuan sendiri agar seluruh pencetakan mulai dari unsur nama, logo dan komponen lainnya terlihat seragam.

Tentu hal ini juga memudahkan bagi para pelanggan untuk memesan sesuai dengan desain impian mereka. Terlebih jika tempat printing menyediakan jasa tersendiri kepada pembeli dalam menentukan desain. Meski memerlukan tarif lebih, namun menjadi fasilitas customer agar lebih mudah.

8. Mencetak Desain Lanyard

Setelah desain dan percetakan lanyard telah Anda tentukan, maka langkah terakhir adalah langkah mencetak. Biasanya mereka akan memakai dua metode yakni sablon dan digital printing. Sebelumnya siapkan semua bahan dan peralatan sesuai permintaan dari penyedia jasanya.

Apabila membuat lanyard menggunakan metode digital printing, maka caranya adalah hanya perlu mencetak saja. Selain itu juga membutuhkan waktu lebih cepat. Sementara pada cetak sablon, Anda harus memindahkan desain ke kertas kalkir terlebih dahulu.

Tips Memilih Tempat Lanyard Printing Berkualitas

Tidak hanya mempertimbangkan bagaimana cara untuk memilih bahan tali lanyard, namun Anda juga perlu tahu caranya menentukan tempat lanyard printing terbaik. Tentunya bertujuan agar mendapatkan pelayanan berkualitas agar hasilnya tak mengecewakan.

1. Memahami Kebutuhan Pemakaian

Tips pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan memahami kebutuhan pemakaian tali lanyard tersebut. Maksudnya yakni apakah perlu digunakan di dalam atau luar ruangan. Misalnya bagi pekerja lapangan atau banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, sebaiknya memesan lanyard poliester.

Pasalnya bahan poliester memang lebih awet dan tebal sehingga tahan terhadap cuaca panas atau bahkan hujan. Sementara jika sering menggunakannya di dalam ruangan, pesan saja material berupa tisue. Selain itu, kain ini juga cocok apabila Anda menggunakannya pada acara jangka pendek.

2. Menyesuaikan dengan Budget Anda

Satu hal yang tidak boleh Anda lupakan adalah tetap menyesuaikan dengan budget. Hal ini berhubungan pada pemilihan bahannya karena lanyard tidur lebih mahal daripada polyester. Tentu saja perbedaan harga tersebut juga sesuai pada tingkat keawetan material masing-masing.

Selain itu, harga lanyard yang menggunakan metode digital printing pun lebih mahal apabila Anda membandingkannya dengan harga lanyard secara sablon. Jadi datangilah terlebih dahulu tempat percetakan untuk memilih bahan maupun teknik cetaknya agar sesuai pada budget masing-masing.

3. Mensyesuaikan dengan Kebutuhan Desain

Apabila Anda sudah menyesuaikan tempat lanyard printing dengan budget, maka langkah berikutnya adalah mempertimbangkan dari segi desainnya.  Misalnya jika pengeluaran sebuah perusahaan hanya cukup untuk memesan metode cetak sablon, maka harus mengubah desain sesederhana mungkin.

Apabila desain Anda sebelumnya terlihat full color, ubahlah menjadi 1 sampai 2 warna saja. Pilih satu warna yang sekiranya cocok dengan tampilan akhirnya nanti. Misalnya memiilih hitam dimana desain sebelumnya memiliki beberapa unsur seperti hitam, abu-abu dan putih.

Saat ini memang sudah banyak tersedia penyedia jasa lanyard printing yang bisa Anda temukan di percetakan manapun. Namun usahakan agar tidak salah pilih karena pastinya akan berkaitan pada hasil akhirnya.

Design Lanyard Custom Keren

Saat ini tali lanyard tidak hanya berguna untuk gantungan ID card saja atau benda kecil lainnya. Banyak orang pun ingin tampil sempurna sehingga memadukan modelnya dengan outfit harian. Menariknya beberapa percetakan sekarang telah menyediakan design lanyard custom sesuai keinginan pelanggan.

Jenis Lanyard Berdasarkan Cetaknya

Selama membuat design lanyard yang keren sebaiknya Anda menyimpan desainnya dalam format CDR, Al ataupun SVG. Ketiganya adalah format file vektor untuk meminimalisir apabila ukuran desainnya tidak sesuai dengan ketentuan dari percetakan. Berikut dua jenis utama berdasar cetaknya:

1. Lanyard Printing

Lanyard keren printing ini merupakan lanyard yang menggunakan percetakan secara digital printing. Kelebihannya pun cukup banyak mulai dari hasil cetakan bisa menghasilkan full color sehingga tampak lebih menarik dan berkualitas. Selain itu juga memberikan kesn tidak timbul dan terkesan halus.

Kelebihan lainnya, hasil cetakan dari lanyard printing ini bersifat tahan air. Artinya, Anda pun tidak perlu khawatir jika benda tersebut harus basah terkena air atau hujan. Bahkan kabarnya mampu bertahan awet hingga bertahun-tahun sehingga dapat menggunakannya selama beberapa waktu cukup lama.

2. Lanyard Sablon

Tali lanyard sablon sendiri adalah lanyard yang menggunakan percetakan dengan teknik sablon manual. Tentunya hasil cetakan akan sedikit berbeda apabila Anda membandingkan pada lanyard printing. Perbedaan ini tergantung preferensi masing-masing orang saat menentukan pilihannya.

Hasil cetakan dari lanyard sablon tidak bisa secara full color karena hanya memuat maksimal 3 komponen warna saja. Artinya Anda harus benar-benar menentukan pilihan warna yang dominan untuk mendesain. Namun menariknya, dapat memberikan efek timbul ketika meraba permukaannya.

Jenis-Jenis Lanyard Printing

Dengan beberapa kelebihan dari lanyard printing, tipe percetakan satu ini dibagi lagi menjadi 4 jenis yakni satu kait, double kait, tanpa finishing dan ukuran pendek. Umumnya yang membedakannya hanya dari bentuk dan jumlah kaitan hingga ukuran baik panjang maupun pendeknya.

1. Lanyard Printing Satu Kait

Lanyard printing satu kait merupakan lanyard yang hanya memiliki satu pengait saja. Bahan utamanya adalah kain poliester dengan lebar 2 cm dan kain tisu berukuran 2 cm hingga 2,5 cm. Panjang secara keseluruhan adalah 85 cm sehingga Anda bisa menggantungkannya full pada leher.

Jenis lanyard ini pun bisa Anda tambahkan dengan stopper untuk memudahkan pemasangan ID card, card holder, vape dan masih banyak lagi. Jadi penambahan seperti ini bersifat opsional tergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

2. Lanyard Printing Double Kait

Sama seperti namanya, lanyard printing double kait memiliki dua buah pengait. Hampir mirip sebelumnya, bahan utamanya yakni kain poliester ataupun kain tisu yang memiliki panjang serupa yakni sama-sama 2 cm. Ukuran panjangnya pun juga tidak berbeda yaitu sekitar 80 sampai 85 cm.

Namun karena memiliki dua buah pengait, Anda tidak bisa menambahkan stopper pada tali lanyard tersebut. Hal ini tentu bukan menjadi masalah karena dengan adanya dua buah kait ini tetap memudahkan pengguna saat hendak menggantungkan card holder, ID card atau benda kecil lainnya.

3. Lanyard Printing Tanpa Finishing

Tali lanyard printing tanpa adanya finishing ini bisa Anda artikan yakni tali lanyard yang menggunakan percetakan secara digital marketing. Namun setelahnya tidak ditambahkan stopper atau kait sehingga harganya pun terjual lebih murah. Biasanya pelanggan akan menambahkan sendiri sesuai selera.

Tali lanyard printing tanpa finishing ini umumnya akan menggunakan bahan poliester yang memiliki lebar sekitar 2 cm. Namun jika memakai material berbeda seperti kain tisu akan mempunyai panjang lebih beragam mulai dari 2 cm; 2,5 cm dan 3 cm. Panjangnya pun juga sama yakni sekitar 85 cm.

4. Lanyard Printing Ukuran Pendek

Tali lanyard printing pendek tentu memiliki ukuran yang lebih pendek jika Anda bandingkan dengan panjang pada umumnya. Pasalnya tali lanyard biasanya berukuran 80 hingga 85 cm. Namun kali ini hanya mempunyai panjang 33 sampai 35 cm saja dengan lebar 3 cm.

Lanyard printing ukuran pendek pun juga menggunakan bahan serupa baik kain tisu atau poliester. Namun menariknya, jika Anda membeli jenis satu ini makan tidak perlu lagi menambahkan stopper karena sudah lengkap dengan pengait di dalamnya.

Hal-Hal Perlu Anda Perhatikan Saat Menentukan Design Lanyard

Meski Anda menyerahkan semua desain lanyard kepada petugas percetakan atau jasa desain grafis, namun tidak ada salahnya jika memperhatikan hal-hal penting selama penentuannya. Pasalnya hal ini juga secara langsung berpengaruh pada hasil cetakan yang dihasilkan nantinya.

1. Desain File dalam Warna CMYK

Dalam panduan design lanyard ini, Anda bisa mengedit keseluruhan pada warna CMYK. Melalui pengerjaan seperti ini, maka tidak perlu memerlukan pekerjaan ekstra untuk koreksi warna tertentu. Mengingat bahwa warna memang tak dapat terkonversi secara semestinya menuju ke opsi CMYK.

Jadi ketika Anda menggunakan jasa desain grafis untuk menyusun design lanyard ini maka lebih baik mengingatkan pada desainer agar mengubahnya terlebih dahulu. Hal ini dapat mereka lakukan dengan mudah melaluyi Adobe Photoshop. Cukup masuk ke menu Document Color Mode dan pilih opsi CMYK.

2. Teks Menjadi Outlines

Salah satu faktor penting untuk menentukan tampilan teks tetap terlihat menarik adalah font. Ada banyak pilihan berbeda tersedia sehingga Anda bisa memilihnya sesuai dengan selera. Namun beberapa diantaranya justru terkonversi pada pengaturan standar seperti Times New Roman dan Arial.

Untuk mencegahnya, Anda bisa menyematkan font tersebut terlebih dahulu pada PDF sekaligus membuat JPG. Namun solusi terbaiknya adalah dengan mengonversi teks agar berubah menjadi outlines. Semua tulisan akan berubah menjadi garis vektor dan bidang sehingga tidak dapat terkonversi

3. Overprint dan Transparansi

Overprint akan membuat lapisan hasil cetakan menjadi tumpang tindih satu sama lain. Hal ini menandakan bahwa permukaan di bawahnya juga ikut terlihat. Maka dari itu, perlu mencetak pada satu halaman terlebih dahulu sebagai percobaan karena pada aplikasi editor pun tidak akan terlihat.

Selanjutnya ada juga transparansi yang membuat sebagian atau seluruh komponen terlihat transparan. Biasanya kendala seperti ini terjadi ketika desain menggunakan efek glow effect, drop shadow dan fade out namun lupa tidak meratakannya terlebih da hulu.

4. Cakupan Tinta Maksimum

Cakupan tinta maksimum pada percetakan lanyard adalah 300%. Namun jangan pernah lupa untuk mempertimbangkan kembali apa jenis bahannya. Misalnya tidak menyarankan melebihi dari 280% jika menggunakan bahan kain tisue.

Apabila Anda terpaksa melebihi cakupan tinta maksimum tersebut, maka kemungkinan besar tidak semua tinta dapat terserap baik ke permukaan cetak. Hal ini umumnya terjadi pada warna-warna gelap seperti hitam.

Ada beberapa design lanyard yang berbeda berdasarkan dengan jenis percetakannya. Hal ini pun dapat Anda tentukan berdasarkan kebutuhan dan selera masing-masing. Namun jangan lupa untuk memperhatikan beberapa hal seperti format file hingga tinta maksimum sebelum mencetaknya.

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?