
ketahui fungsi lanyard karyawan dan ID card untuk identitas perusahaan, kartu akses, branding, serta kebutuhan karyawan internal dan outsourcing.
Ketika membahas identitas karyawan, orang biasanya langsung terpikir pada ID card. Di dalam kartu tersebut memang terdapat informasi penting seperti nama, foto, jabatan, nomor identitas, atau divisi. Tetapi dalam penggunaan sehari-hari, kartu tersebut hampir selalu membutuhkan media untuk dibawa dan ditampilkan dengan mudah.
Di situlah lanyard mempunyai peran. Lanyard membuat ID card dapat dikenakan di leher sehingga identitas lebih mudah terlihat ketika karyawan bekerja, berpindah ruangan, bertemu tamu, atau menggunakan kartu akses.
Karena selalu digunakan bersama kartu, lanyard juga akhirnya menjadi bagian dari tampilan identitas perusahaan. Logo, warna corporate, pattern, atau nama perusahaan yang dicetak pada tali dapat membuat tampilan karyawan lebih konsisten.
Jadi, ID card dan lanyard bukan dua benda yang menjalankan fungsi persis sama. ID card menyimpan informasi identitas personal, sedangkan lanyard menjadi media pembawa sekaligus elemen visual yang membantu identitas tersebut tetap terlihat.
Secara fungsi, lanyard bukan pengganti ID card. Nama, foto, jabatan, dan nomor identitas tetap berada pada kartu. Namun ketika lanyard digunakan secara konsisten oleh karyawan, benda tersebut dapat menjadi bagian dari sistem identitas visual perusahaan.
Bayangkan seorang karyawan masuk ke kantor dengan ID card yang tergantung di leher. Dari kartu, orang dapat membaca siapa dirinya. Dari lanyard, orang dapat melihat identitas visual perusahaan yang menaunginya.
Karena itu, ketika perusahaan memilih lanyard karyawan, yang dipertimbangkan sebenarnya bukan hanya tali untuk menggantung kartu. Ada aspek kenyamanan, tampilan, fungsi, aksesori, dan konsistensi branding yang ikut masuk ke dalam keputusan.
Untuk perusahaan yang ingin membangun identitas karyawan secara lebih teratur, pembahasannya tidak berhenti pada kartu. Lanyard, holder, pengait, bahkan kartu akses dapat menjadi bagian dari satu sistem identitas fisik.
Supaya tidak tercampur, kita bisa melihat fungsi masing-masing secara sederhana.
| Komponen | Fungsi utama |
|---|---|
| ID card | Menampilkan identitas personal |
| Lanyard | Membawa dan menampilkan ID card |
| Card holder | Melindungi dan menempatkan kartu |
| Hook | Menghubungkan lanyard dengan kartu atau holder |
| Yoyo/retractable | Memudahkan kartu ditarik ketika perlu digunakan |
| Kartu akses | Memberikan fungsi akses sesuai sistem perusahaan |
Pembagian tersebut penting karena setiap komponen tidak perlu memuat semua informasi sekaligus. Lanyard dapat difokuskan pada identitas visual, sedangkan ID card menjadi tempat informasi personal yang lebih lengkap.
Pertanyaan ini cukup masuk akal. Kalau ID card sudah mempunyai nama, foto, jabatan, dan logo perusahaan, kenapa masih membutuhkan lanyard?
Jawabannya berkaitan dengan cara kartu tersebut digunakan. ID card yang hanya disimpan di saku memang masih bisa berfungsi sebagai identitas ketika dikeluarkan. Namun untuk lingkungan kerja yang mengharuskan identitas terlihat, posisi tersebut tentu kurang praktis.
Lanyard membuat kartu berada di posisi yang lebih mudah terlihat tanpa karyawan harus terus-menerus memegangnya atau mengambilnya dari dompet.
Misalnya seorang karyawan berada di:
Ketika ID card tergantung pada lanyard, orang lain dapat melihat identitas tanpa harus meminta karyawan mengeluarkan kartu dari saku.
Namun perlu dibedakan antara identifikasi visual dan kontrol akses.
Lanyard dan ID card dapat membantu proses identifikasi, tetapi lanyard itu sendiri bukan sistem keamanan atau alat yang otomatis menentukan seseorang boleh masuk ke sebuah ruangan.
Jika perusahaan menggunakan RFID, barcode, QR code, magnetic stripe, atau teknologi akses lainnya, fungsi tersebut berasal dari kartu dan sistem pembacanya.
Kalau kita melihat lanyard dari sisi penggunaan sehari-hari, ada beberapa fungsi yang saling berkaitan.
Pertama adalah membantu membawa ID card agar selalu berada pada posisi yang mudah terlihat. Kedua, lanyard dapat menjadi bagian dari identitas visual perusahaan. Ketiga, konfigurasi lanyard dapat disesuaikan dengan cara karyawan menggunakan kartunya.
Misalnya karyawan biasa mungkin hanya perlu membawa kartu identitas. Sementara petugas tertentu mungkin harus berkali-kali menunjukkan atau melakukan tap kartu akses sepanjang hari.
Artinya, lanyard karyawan tidak selalu harus menggunakan konfigurasi yang sama untuk semua jenis pekerjaan.
Ini fungsi paling dasar.
ID card berisi informasi personal, sementara lanyard membuat kartu tersebut mudah dikenakan dan ditampilkan.
Nama, foto, jabatan, dan informasi perusahaan dapat terlihat ketika karyawan berinteraksi dengan rekan kerja, tamu, pelanggan, atau petugas keamanan.
Lanyard dapat dicetak menggunakan logo, warna corporate, pattern, atau elemen visual perusahaan.
Karena digunakan setiap hari, lanyard akhirnya ikut terlihat dalam berbagai aktivitas perusahaan.
Hal ini berbeda dengan ID card yang lebih banyak menyimpan informasi personal. Lanyard dapat membawa elemen branding yang sama untuk banyak karyawan.
Inilah salah satu alasan lanyard custom perusahaan tidak sebaiknya diperlakukan hanya sebagai aksesori untuk menggantung kartu.
Perusahaan dapat menggunakan desain lanyard yang sama untuk seluruh karyawan atau membuat beberapa variasi jika memang diperlukan.
Misalnya:
| Kelompok | Kemungkinan sistem |
|---|---|
| Karyawan internal | Corporate utama |
| Outsourcing | Corporate dengan penanda tertentu |
| Security | Desain khusus jika dibutuhkan |
| Teknisi vendor | Penanda eksternal |
| Visitor | Sistem identitas berbeda |
Tidak ada satu warna yang otomatis berarti “karyawan”, “outsourcing”, atau “vendor”. Jika perusahaan menggunakan color coding, arti setiap warna perlu ditentukan secara internal.
Untuk kebutuhan yang memang melibatkan tenaga outsourcing, pembahasannya bisa dilanjutkan pada lanyard karyawan outsourcing agar sistem identitas antara karyawan internal dan tenaga eksternal dapat dirancang secara lebih spesifik.
Untuk karyawan yang harus menggunakan kartu akses, konfigurasi lanyard menjadi lebih penting.
Kartu mungkin perlu:
Dalam kondisi seperti itu, aksesori seperti yoyo atau konfigurasi hook tertentu dapat dipertimbangkan.
Pilihan aksesori tersebut sebaiknya ditentukan berdasarkan cara kartu digunakan, bukan semata-mata berdasarkan tampilan.