Lanyard Kulit, Kelebihan dan Kekurangan serta Cara Merawatnya

Lanyard kulit menjadi salah satu bahan yang juga umum menjadi incaran bagi banyak penggunanya. Hal ini karena mereka memang sudah cukup lama menggunakan berbagai barang dari material tersebut mulai dari tas, dompet dan lain sebagainya. Lantas bagaimana cara merawatnya agar awet?

Kelebihan Lanyard Kulit

Beberapa kelebihan dari lanyard kulit tentu menjadi alasan tersendiri bagi orang-orang untuk membelinya. Biasanya karena daya tahan cukup tinggi dan memiliki ciri khas yang unik seperti masih terlihat serat alaminya. Anda pun tentu juga melihatnya sebagai nilai keunikan tersendiri.

1. Mempunyai Corak dan Motif yang Unik

Lanyard kulit asli biasanya terbuat dari kulit hewan seperti sapi, kambing, domba, ular sampai buaya. Masing-masing binatang tersebut memiliki motif yang unik dan berbeda antara satu dan lainnya. Hal ini menjadi salah satu keunggulan utama ketika Anda memilih untuk menggunakan material satu ini.

Perbedaan corak dari masing-masing hewan tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi produsen lanyard kulit. Pasalnya mereka hanya perlu melakukan tahapan finishing saja tanpa harus memberikan sentuhan pemberian cat, gambar atau lain sebagainya karena sudah terlihat menarik secara alami.

2. Lanyard Kulit Umumnya Masih Beraroma Khas

Bila Anda memperhatkannya, setiap kali lanyard kulit atau barang lainnya yang terbuat dari kulit memiliki aroma khas sehingga cukup berbeda dari bahan lainnya. Biasanya bau ini berasal dari binatang asli ataupun bahan penyamak selama proses pembuatan produk tersebut.

Adanya aroma khas ini tentunya menjadi kelebihan tersendiri pada lanyard kulit sehingga Anda bisa membedakannya dengan bahan lainnya. Jadi nilai keunikannya tidak hanya berasal dari corak dan motif saja melainkan juga aromanya.

3. Lebih Tahan Lama

Anda memang tidak perlu meragukan tentang bagaimana kualitas dari bahan kulit apabila dibandingkan dengan material sintetis lainnya. Pasalnya lanyard kulit telah terjamin awet sehingga pengguna bisa memakainya dalam jangka waktu lama tanpa harus sering-sering ganti lanyard.

Terlebih jika Anda tahu bagaimana cara memelihara dan merawat bahan-bahan dari kulit termasuk juga lanyard. Apabila pemeliharaan dilakukan dengan benar, maka barang tersebut dapat bertahan hingga puluhan tahun.

4. Mudah Membersihkan dari Noda

Berbeda dengan lanyard dari bahan lainnya, lanyard jenis ini memang sangat mudah untuk membersihkannya. Terlebih jika terkena noda makanan, minuman atau bahkan darah. Anda hanya perlu mengelapnya saja sampai bersih menggunakan cairan seperti handbody atau baby oil.

Bahkan Anda pun tidak dianjurkan untuk mencuci lanyard kulit ini karena justru merusak tekstur aslinya. Jadi cukup lap menggunakan kain basah hingga bersih. Jangan membiarkannya basah setelah terkena hujan atau tumpahan minuman.

Kekurangan Lanyard Kulit

Dari beberapa kelebihan di atas, lanyard kulit juga memiliki kelemahannya tersendiri. Anda pun bisa menjadikannya sebagai pertimbangan tersendiri sebelum membelinya. Mengingat bahwa pemakaiannya pun tidak sebentar hingga berbulan-bulan.

1. Harga yang Lebih Mahal

Telah menjadi rahasia umum bahwa barang-barang yang terbuat dari kulit pun memiliki harga lebih mahal. Hal ini berhubungan dengan sulitnya untuk mendapatkan material tersebut sehingga membuat harga produksi hingga nilai jualnya pun menjadi tinggi daripada bahan lainnya.

Namun meski harga jualnya relatif lumayan mahal namun tetap sebanding dengan kualitas dan coraknya. Jadi tidak ada salahnya apabila Anda membeli lanyard ini dengan harganya yang cenderung tinggi namun mampu bertahan hingga berbulan-bulan.

2. Warna Asli Mudah Pudar

Jika Anda memiliki lanyard kulit, maka salah satu cara perawatannya adalah jangan sering-sering membiarkannya terpapar sinar matahari. Pasalnya hal ini hanya akan membuat warnanya menjadi lebih mudah cepat. Sekalipun sudah sering membersihkannya secara rutin.

Namun jika tidak sering terpapar oleh sinar matahari maka warna aslinya pun tetap terjaga dan awet. Jadi bahan satu ini memang lebih cocok ditujukan ke pengguna yang banyak menghabiskan aktivitas di dalam ruangan. Kurang sesuai apabila Anda sebagai pekerja lapangan atau outdoor.

3. Mudah Menyerap Cairan

Kelemahan lainnya adalah bahannya memiliki pori-pori cukup besar sehingga cepat menyerap cairan seperti keringat atau berbagai makanan dan minuman. Maka dari itu, apabila Anda sering menggunakannya, jangan malas untuk mengelapnya agar tetap dalam keadaan kering.

Dengan sifatnya yang mudah menyerap cairan, membuat barang ini tidak bisa sembarangan ketika Anda menyimpannya. Perhatikan bahwa tempat penyimpanan tak mudah terpapar oleh sinar matahari. Selain itu juga tidak mudah terkena makanan, minuman atau cairan apapun seperit air hujan.

Tips Menyimpan Lanyard Kulit Agar Tetap Awet

Dari beberapa kelebihan dan kekurangan yang ada pada lanyard kulit, maka mengharuskan Anda untuk lebih ekstra dalam menyimpan dan merawatnya. Mengingat bahwa bahan satu ini memang sedikit lebih sensitif dan rentan terhadap kerusakan. Berikut ini tips penyimpanannya:

1. Menghindarkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung

Telah disinggung sebelumnya bahwa lanyard dengan bahan kulit memang sensitif dengan paparan sinar matahari karena bisa memudarkan warna aslinya. Usahakan semaksimal mungkin agar barang kecil satu ini tidak terlalu lama berada di bawah panas matahari sekalipun sedang beraktivitas di luar ruangan.

Pasalnya jika terpapar sinar matahari dalam waktu lama, membuatnya mudah kusam dan rapuh. Terlebih apabila kondisinya basah, cukup keringan saja dengan menepuk bagian tertentu. Jangan menjemur langsung di bawah paparan panas matahari karena hanya mempercepat kerusakan.

2. Menyimpan dalam Dust Bag

Beberapa merk ternama telah menyediakan dust bag setiap kali pembelian produk. Anda pun bisa menggunakannya sebagai tempat menyimpan lanyard kulit. Tas pembungkus ini memang berfungsi untuk melindungi dari debu dan kotoran lainnya agar tetap aman dan bersih.

Agar tetap awet, Anda bisa menyimpannya di dalam dust bag selagi tidak menggunakannya. Namun jangan iupa juga bahwa selama penyimpanan juga masih membutuhkan udara agar tidak lembab hingga berjamur.

3. Rutin Membersihkan Lanyard Kulit

Agar lanyard Anda tetap terhindar dari berbagai debu dan kotoran, maka jangan pernah lupa untuk membersihkannya dengan teratur. Caranya pun sangat mudah yakni cukup mengelap menggunakan kapas atau kain lembut.

Namun pastikan untuk tidak menggunakan kain dengan permukaan yang kasar. Pasalnya hanya membuat tekstur tas menjadi lecet. Jangan lupa juga membersihkan dari noda sisa makanan seperti minyak karena berpontensi merusak tekstur aslinya.

4. Meletakkan di Tempat yang Tepat

Sekalipun Anda sudah menyimpannya di dalam dust bag namun bukan berati bisa meletakkannya secara sembarangan. Usahakan untuk menaruhnya di rak atau almari dengan sirkulasi udara yang cukup agar tidak lembab.

Selain itu, pastikan jika lanyard kulit tidak akan tertumpuk satu sama lain dengan lainnya. Cara penataan seperti ini tentu hanya membuat sisi-sisinya menjadi mudah rusak karena saling terhimpit bersama barang besar lain.

Lanyard kulit menjadi salah satu pilihan terbaik ketika sedang kebingungan memilih bahan lanyard yang berkualitas dan tahan lama. Corak dan motif alaminya menjadi keunggulan utama. Namun jangan lupa untuk tetap memperhatikan bagaimana cara merawatnya dengan baik agar tetap awet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?