Tunas Bootcamp merupakan program pelatihan kampanye sosial yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bersama CampaignPlus di Jakarta. Selama tiga hari, para peserta dari berbagai latar belakang ditantang untuk mengubah regulasi menjadi kampanye digital yang relevan, kreatif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dengan waktu yang terbatas, energi yang terkuras, dan tekanan yang tinggi, ide-ide segar justru bermunculan. Dari sinilah lahir berbagai konsep kampanye yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki dampak sosial.
Di balik jalannya event yang intens tersebut, ada banyak elemen kecil yang berperan penting—salah satunya adalah lanyard sebagai identitas peserta dan panitia.
Event ini diselenggarakan pada 17–19 Desember 2025 di The 101 Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Event intensif tiga hari ini mengajak mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dari berbagai kampus ternama seperti ITB, Binus University, Untar, dan UNIBI untuk menerjemahkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak di Ruang Digital (PP TUNAS) menjadi kampanye sosial digital yang kreatif dan impactful.
Dengan tema gerakan #TungguAnakSiap, peserta ditantang dalam sesi 24 jam nonstop untuk menciptakan strategi kampanye yang ramah anak, relevan dengan perspektif Generasi Z, serta berpotensi diadopsi sebagai kampanye nasional perlindungan anak di ekosistem digital.
Sebagai mitra penyedia lanyard ID card resmi untuk seluruh peserta, panitia, dan mentor, Lanyardkilat turut mendukung kelancaran acara ini dengan desain lanyard yang fungsional sekaligus mencerminkan semangat kolaborasi pemerintah, industri kreatif, dan talenta muda. Keberhasilan TUNAS Bootcamp terlihat dari karya peserta, di antaranya juara pertama diraih oleh Benny dan Salma dari DKV ITB, serta berbagai ide segar lainnya yang lahir dari kolaborasi lintas kampus. Proyek ini semakin memperkuat peran kami dalam mendukung event-event nasional yang berdampak sosial melalui produk identitas berkualitas.
Setiap proyek di LanyardKilat hampir selalu dimulai dengan cara yang sama: sebuah pesan masuk.
Tim panitia Tunas Bootcamp menghubungi kami melalui WhatsApp dalam kondisi yang cukup mendesak. Mereka membutuhkan lanyard untuk event berskala nasional, dengan timeline yang terbatas dan desain yang belum sepenuhnya final.
Situasi seperti ini bukan hal baru bagi kami.
Alih-alih langsung berbicara soal harga, kami memulai dengan memahami kebutuhan mereka terlebih dahulu—jumlah peserta, durasi penggunaan, hingga konsep visual acara.
Dari situ, kami tahu bahwa ini bukan sekadar pesanan biasa. Lanyard yang digunakan harus nyaman, kuat, dan tetap terlihat profesional dalam berbagai situasi selama acara berlangsung.
Desain awal yang dikirimkan masih berupa konsep.
Secara ide sudah kuat, namun belum sepenuhnya siap untuk diproduksi. Beberapa elemen perlu disesuaikan agar hasil cetak tetap tajam dan terbaca dengan baik.
Di tahap ini, lanyardkilat membantu:
Menyesuaikan komposisi desain agar lebih seimbang
Mengoptimalkan warna agar sesuai dengan hasil cetak
Mengatur posisi logo dan elemen visual lainnya
Menentukan area aman agar tidak terpotong saat produksi
Proses ini berjalan melalui beberapa kali revisi. Hal yang wajar dalam setiap proyek kreatif, apalagi untuk event dengan skala dan ekspektasi tinggi.
Setelah desain disepakati, proses langsung berlanjut ke tahap produksi.
Dengan waktu yang terbatas, tim produksi Lanyardkilat bekerja secara terstruktur untuk memastikan setiap lanyard dicetak dengan kualitas yang konsisten. Dalam jumlah besar, detail kecil menjadi sangat penting—warna, ketajaman cetak, hingga kekuatan bahan.
Tidak ada ruang untuk kesalahan.
Semua dikerjakan dengan fokus pada dua hal: kualitas dan ketepatan waktu.
Setelah produksi selesai, tahap berikutnya adalah pengiriman ke Jakarta.
Ini adalah fase yang selalu membutuhkan perhatian ekstra.
Lanyardkilat memastikan:
Packing aman untuk mencegah kerusakan
Estimasi pengiriman memiliki buffer waktu
Koordinasi berjalan lancar hingga barang diterima
Karena dalam event seperti ini, keterlambatan sekecil apa pun bisa berdampak besar.
Beberapa waktu setelah pengiriman, konfirmasi diterima—pesanan telah sampai dengan baik.
Di hari pelaksanaan, lanyard tersebut digunakan oleh peserta, panitia, hingga penyelenggara. Terlihat dalam berbagai aktivitas, dokumentasi, hingga interaksi selama acara berlangsung.
Dari luar, mungkin terlihat sederhana.
Namun dalam sebuah event, lanyard bukan hanya aksesori. Ia adalah bagian dari identitas, koneksi, dan pengalaman.
Dari sebuah chat singkat di WhatsApp hingga digunakan dalam event nasional, setiap tahap memiliki perannya masing-masing.
Bagi kami di LanyardKilat, setiap pesanan bukan sekadar transaksi. Ini adalah proses kolaborasi untuk memastikan sebuah event dapat berjalan lebih rapi, lebih siap, dan lebih berkesan.
Karena pada akhirnya, hal-hal kecil yang dikerjakan dengan seriuslah yang membuat sebuah acara terasa profesional.