Lanyard Material, Apa Saja?

Bagi Anda yang hendak memesan lanyard dalam jumlah banyak, maka pastikan terlebih dahulu sudah mengetahui apa saja jenis-jenis materialnya. Pasalnya setiap jenis bahan ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi jangan sembarangan ketika hendak menggunakan lanyard material.

Jenis-Jenis Lanyard Material

Seperti yang Anda tahu, tali lanyard memang berfungsi untuk menggantungkan ID card atau barang kecil dan penting lainnya sehingga tidak mudah lupa dan hilang. Namun sayangnya masih banyak pemesan justru melakukan order secara asal-asalan tanpa mengetahui apa lanyard material yang digunakan.

1.      Polyester Tissue

Bahan yang pertama untuk membuat tali lanyard adalah polyester tissue dimana sudah cukup banyak orang memilihnya. Desain dari material kali berhasil membuatnya sangat menarik dan kaya akan warna. Hal ini menjadi alasan mengapa bahan satu ini masih menjadi favorit sampai saat ini.

Karakteristik dari bahan polyester tissue yakni memiliki permukaan yang sangat rata, galus hingga sedikit terlihat glossy. Anda bisa memperlihatkan bagaimana detailnya akan tampak sangat padat dengan ikatan rapat. Hal ini jadi alasan mengapa hasil cetaknya terdiri dari berbagai warna.

2.      Polyester Nilon

Untuk bahan kali ini, polyester nilon memiliki segi tekstur yang terasa sedikit kasar. Selain itu juga ikatan antar seratnya tampak sangat kasat mata sehingga cenderung memiliki ukuran besar-besar. Mengingat bahwa karakteristik seperti ini membuat metode cetak print tali lanyard paling recommended adalah sablon.

Dengan ikatan serat yang sedikit longgar, saran bagi Anda agar tidak memiliih metode full digital printing karena justru warnanya tak terlihat jelas dan detail. Kelebihan dari bahan satu ini yakni berada pada kekuatannya untuk menahan beban, jadi tak perlu takut gampang putus meski tersangkut.

3.      Polyester Sarung

Sebenarnya, poleyster sarung mempunyai serat penyusun yang hampir sama seperti polyester nilon. Namun wujudnya sedikit berbeda karena bahan nilon ini berbentuk pipih. Hal ini membuat bahan polyester sarung memiliki bentuk sedikit mengembang dan bervolume.

Selain itu, polyester sarung hanya bisa Anda gunakan untuk percetakan pada teknik sablon saja. Di sisi lain, kekuatan dari material satu ini sebenarnya tergolong bagus, hanya saja memiliki permukaan yang mudah terkoyak sehingag rawan sobek dan gampang tersobek ke arah luar saat tertarik.

4.      Polyester Doff

Walau terkenal dengan nama bahan polyester, namun jelas tali yang satu ini sangatlah berbeda apabila Anda bandingkan dari beberapa bahan di atas. Perbedaan ini terletak pada campuran bahan penyusunnya, dimana pada material satu ini tidak mengandung filamen sama sekali.

Dengan tidak adanya kandungan filamen di dalamnya, membuat tampilan juga terlihat lebih doff. Maka dari itu, hal ini menjadi salah satu pertimbangan yang perlu Anda pertimbangkan saat memilihnya. Namun umumnya, untuk bahan ini lebih baik menggunakan teknik cetak sablon daripada full printing.

5.      Tali Reflektif

Terakhir, Anda bisa menggunakan tali reflektif untuk membuat tali lanyard. Bahkan banyak orang menganggap jika bahan satu ini memang cukup jadi rekomendasi diantara material lainnya. Sebutan reflektif karena mampu memantulkan cahaya sehingga memberikan kesan elegan dan menawan.

Adanya pantulan cahaya tersebut berasal dari benang reflektif di bagian dalamnya. Maka dari itu, tali ini juga seringkali memiliki sebutan lain sebagai tali scothlite karena memiliki tampilan sangat mengkilap. Anda bisa memilihnya baik menggunakan di dalam maupun luar ruangan.

Tips Pilih Lanyard Material yang Berkualitas

Meski Anda sudah tahu beberapa jenis lanyard yang ada di pasaran, namun bukan berarti pemilihan berikutnya dapat pemesan lakukan secara asal. Selain itu, sebagian besar dari orang-orang pun kerap kali kebingungan untuk memilih antara polyester maupun tissue. Berikut beberapa cara pilihnya:

1.      Memahami Kebutuhan Pemakaian Tali Lanyard

Tips pertama yang perlu Anda lakukan untuk memilih bahan lanyard berkualitas yakni dengan memahami kebutuhan pemakaiannya terlebih dahulu. Contoh paling sederhana adalah menentukan apakah banyak menggunakan di luar atau di dalam ruangan karena juga ikut berpenagruh.

Jika Anda bekerja sebagai pekerja lapangan atau banyak memiliki aktivitas kerja di luar ruangan, sebaiknya memilih lanyard polyester saja. Pasalnya tidak pernah tahu kapan hujan akan turun karena bahan satu ini memang tidak mudah menyerap air sehingga lebih awet saat berada di outdoor.

2.      Mengetahui Kemampuan Budget untuk Pemesanan Tali Lanyard

Seperti pada penjelasan sebelumnya, ketika Anda memiliki banyak kegiatan di dalam ruangan, nyatantya bisa memilih jenis lanyard apapun. Namun tetap saja harus menyesuaikan dengan budget masing-masing karena setiap bahan lanyard tentunya mempunyai harga berbeda.

Tidak hanya itu saja, harga lanyard yang menggunakan digital printing pun juga dirasa lebih mahal daripada harga lanyard secara sablon. Anda bisa mendatangi jasa cetak tali lanyard terlebih dahulu kemudian menanyakan harga cetak lanyard. Selanjutnya hitunglah seluruh keperluan estimasti biaya.

3.      Menyesuaikan dengan Desain Lanyard

Setelah mengecek seberapa besar bugdet Anda, kini saatnya untuk menyesuaikan desain lanyard yang ada. Misalnya jika estimasi pengeluaran perusahaan hanya cukup memesan dengan teknik cetak sablon saja. Melalui hal ini, maka pembuata desain harus dilakukan sesederhana mungkin.

Namun jika Anda tetap ingin memiliki tali lanyard dengan warna full color, maka ubahlah saja pada teknik cetak digital printing. Meski harganya memang jauh lebih mahal, namun hasilnya tak perlu diragukan lagi karena mampu membuat warna hasil cetak jadi lebih beragam dan detail.

4.      Memilih Tali yang Tebal

Tips berikutnya yakni Anda bisa memilih tali lanyard yang tebal. Ketebalan ini cukup menjadi hal penting karena pengguna akan menggunakannya dalam waktu lama sehingga harus benar-benar awet sehingga tidak boleh mudah rusak dan sobek.

Tali lanyard yang mudah putus tentu tidak bisa Anda gunakan dalam waktu lama. Mengingat bahwa setiap bahan memiliki ciri khasnya masing-masing, jadi hindari menggunakan bahan tissu1easdsewe apabila banyak berada di dalam ruangan.

5.      Memastikan Keamanan Tali

Selain memperhatikan penyusunnya, Anda bisa memperhatikan tingkat keamanan talinya masing-masing. Hal ini dapat terlihat dari ada atau tidaknya stopper sebagai pengait pada tali lanyard sehingga gantungan ID card, vape atau apapun itu tidak mudah lepas dan jatuh.

Tali lanyard yang lengkap dengan stopper mempunyai sistem breakaway untuk memudahkan penggunanya membuka dan menutup tali saat ID card tergantung di dalamnya. Jadi pastikan bahwa bagian tersebut sudah terpasang.

6.      Memastikan Kenyamanan Tali

Tidak hanya itu saja, kenyamanan tali pun juga bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan untuk memilihnya. Nyaman atau tidaknya menggunakan suatu barang bahkan menjadi faktor utama bagi banyak orang ketika hendak memilihnya.

Tali lanyard akan menggantung di leher dalam waktu lama sehingga jangan pernah merasa kurang nyaman selama menggunakannya. Pastikan jika permukaannya terasa halus dan lembut jadi tidak akan membuat siapapun merasa gatal hingga infeksi kulit terganggu.

Itulah tadi beberapa lanyard material yang bisa Anda ketahui sebelum melakukan pemesanan. Ketahui terlebih dahulu apa saja kelebihan dan kekurangannya masing-masing sehingga dapat menjadi pertimbangan saat hendak memilihnya.

Bahan Tissue Lanyard, Apa Perbedaan dengan Polyester?

Bagi Anda yang sudah sering memesan tali lanyard untuk gantungan ID card maupun benda kecil lainnya, tentu sudah tidak asing lagi dengan bahan tissue lanyard. Namun apa sebenarnya perbedaannya dengan polyester? Pastinya hal ini menjadi pertimbangan saat memilih keduanya.

Mengenal Bahan Tissue Lanyard

Tali lanyard dengan bahan tissue adalah tali gantungan ID card yang terbuat dari kain tissue. Bahan satu ini sebenarnya bukan kain dari tissue namun memiliki sifat mirip seperti tissue sungguhan sehingga orang-orang menyebutnya tali lanyard tisue.

Bahan tissue memiliki warna dasar putih susu yang sama seperti tissue. Permukaannya halus sehingga hampir mirip layaknya tisue wajah. Hal ini menjadikan material ini terasa nyaman ketika pengguna mengenakannya. Maka dari itu, bahan ini lebih cocok jika Anda memiliki kulit sensitif.

Bahan tissue memiliki pori-pori yang banyak sehingga mudah menyerap air. Namun dengan sifat tersebut tidak membuatnya mudah sobek saat terkena keringat. Teksturnya seperti kain pada umumnya, Anda bisa mencuci, mengeringkannya lagi jika ingin menggunakannya kembali.

Perbedaan Bahan Tissue Lanyard dengan Polyester

Ada beberapa perbedaan antara bahan tissue dengan polyester yang bisa Anda jadikan sebagai pertimbangan saat memilih antara keduanya. Tentunya masing-masing bahan tersebur memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Berikut ini contoh karakteristiknya:

1.      Permukaan Bahan Tissue Lanyard Lebih Halus

Bagi Anda yang memiliki kulit cenderung sensitif, maka lebih baik untuk menggunakan bahan ini. Pasalnya permukaan bahan satu ini memang mempunyai tekstur lebih halus dan serat kain cenderung kecil-kecil. Hal ini membuat penggunanya pun tetap merasa nyaman saat memakainya.

Lain halnya dengan permukaan bahan polyester pada tali lanyard yang memiliki tekstur sedikit keras dan kasar. Meskipun masih nyaman untuk Anda menggunakannya, namun bagi sebagian besar orang mereka merasa sering gatal dan tidak enak saat memakainya sehingga lebih memilih bahan tissue.

2.      Bahan Tissue Lanyard Hanya untuk Digital Printing

Bagi Anda yang hendak memesan tali lanyard dengan bahan tissue, maka satu-satunya metode percetakan adalah digital printing karena tidak bisa menggunakan teknik cetak lainnya. Maka dari itu, sebelum melakukan pemesanan, ketahui terlebih dahulu apa kelebihan dan kekurangannya dulu.

Lain halnya pada bahan polyester yang bisa menggunakan metode percetakan antara digital printing dan sablon. Meskipun begitu, material satu ini tidak dapat menghasilkan banyak warna meski lebih fleksibel dalam teknik percetakannya. Jadi cobalah untuk tetap memilih bahan tissue lanyard.

3.      Daya Serap Bahan Tissue Lanyard yang Tinggi

Salah satu kelebihan dari bahan ini adalah memiliki daya serap lebih tinggi. Maka dari itu, material satu ini cocok jika Anda gunakan ketika mempunyai banyak aktivitas di luar ruangan. Tentunya keunggulan ini mampu menyerap keringat saat berkegiatan secara outdoor di bawah terik matahari.

Dengan sifatnya yang seperti ini, tentu sangat nyaman ketika Anda menggunakannya. Maka dari itu, perhatikan kembali pemilihan bahan berdasarkan fungsi pemakaian. Jika memang lebih banyak berkegiatan di luar ruangan, cobalah untuk memilih bahan tissue karena daya serap keringat tinggi.

4.      Warna Dasar Bahan Tissue Lanyard Hanya Putih Susu

Beda dengan bahan polyester yang memiliki warna dasar lebih bervariasi. Namun sebenarnya dari metode percetakan khusus untuk bahan tissue yakni digital printing mampu membuat hasil akhirnya lebih full color. Hal ini menjadi salah satu keungulannya karena menghasilkan tampilan jadi menarik.

Jadi meskipun warna dasar dari bahan ini hanya tersedia dalam warna putih saja, namun Anda masih bisa membuatnya terasa menarik setelah melewati proses percetakan. Tidak heran jika lebih banyak perusahaan yang memesan pada bahan ini agar media branding mereka tampak unik.

5.      Detail Cetakan Bahan Tissue Lanyard Lebih Jelas

Menariknya lagi, hasil cetakan pada bahan ini memang terlihat lebih jelas ketika Anda membandingkan pada bahan polyester. Hal ini karena pori-porinya sangat rapat sehingga memiliki detail pada semua komponen cetaknya mulai dari gambar, logo hingga slogan pada tali lanyard.

Hal ini menjadi alasan mengapa banyak orang justru memilih bahan tissue saat mereka memiliki desain yang cukup rumit. Misalnya saja logo perusahaan dengan beberapa detail kecil tentunya akan terasa sulit ketika Anda menggunakan material polyester untuk mencetaknya.

6.      Harga Tali Lanyard Tissue Lebih Mahal

Dengan beberapa kelebihan yang lebih banyak daripada bahan polyester, membuat harganya juga jadi lebih mahal. Namun jangan khawatir, ketika Anda memesannya dalam jumlah banyak, tentu membuat tempat percetakan lanyard akan memberikan sedikit potongan harga.

Tentunya bukan jadi masalah ketika Anda mengeluarkan uang cukup banyak namun mendapatkan kualitas seperti bahan tissue pada tali lanyard. Mulai dari tekstur halus, hasil cetak lebih detail, daya serap air dan keringat tinggi sehingga membuatnya juga tahan lama dalam beberapa bulan.

7.      Bahan Tissue Lanyard Butuh Waktu Lebih Lama untuk Mengeringkan

Dengan sifatnya yang mudah menyerap air membuat bahan ini memang membutuhkan waktu lama untuk mengeringkannya. Jadi ketika Anda hendak mencucinya, pastikan melakukannya di akhir minggu atau saat liburan sehingga meminimalisir lanyard tidak kering saat hari kerja.

Mengingat bahwa saat ini banyak pekerja atau pegawai yang menggunakan produk buatan jasa cetak tali lanyard sebagai pelengkap ID card. Jadi disarankan bagi mereka jika ingin mencucinya, lebih baik pada saat waktu liburan atau di akhir minggu demi meminimalkan resiko tali tidak kering.

8.      Bahan Tissue Lanyard Lebih Mudah untuk Membersihkan

Kelebihan lain dari bahan ini adalah lebih mudah untuk membersihkannya. Hal ini karena sifatnya memang gampang menyerap air sehingga Anda tidak akan kesulitan pada saat mencucinya hanya menggunakan air.

Lain halnya jika Anda membandingkannya dengan tali polyester yang meninggalkan bekas saat terkena noda minyak, minuman manis atau cairan apapun. Maka dari itu, lebih berhati-hati apabila memiliki tali lanyard dari bahan polyester. Jauhkan dari jenis makanan dan minuman saat memakainya.

9.      Tali Lanyard Tissue Lebih Awet dari Polyester

Dengan serat kain yang lebih padat membuat tali ini juga cenderung awet jika Anda membandingkan dari bahan polyester. Maka dari itu, tidak heran apabila banyak pekerja lebih sering memilih material ini karena bisa menggunakannya dalam waktu lama sekaligus.

Bahan tali lanyard ini lebih awet dan kuat. Dengan kualitas yang seperti ini, membuat tali satu ini memiliki harga lebih mahal jika Anda membandingkan daripada polyester karena jauh lebih murah untuk satu kali pcs­-nya.

Itulah tadi beberapa perbedaan dari bahan tissue lanyard dengan polyester yang paling sering jadi material dari pembuatan tali lanyard custom. Untuk itu Anda bisa menjadikan kelebihan dan kekurangan di atas sebagai pertimbangannya demi kenyamanan selama penggunaannya.

Jenis-Jenis Bahan Lanyard

Tali lanyard seperti yang Anda tahu bahwa kegunaan utamanya adalah untuk menggantungkan ID card, tanda pengenal atau benda kecil lainnya. Jika dulu hanya perusahaan ternama saja menggunakan khusus bagi pegawainya. Lantas apa saja bahan lanyard paling banyak peminatnya?

Jenis-Jenis Bahan Lanyard Paling Banyak di Pasaran

Ada banyak kegunaan dari tali lanyard satu ini. Seringkali perusahaan atau instansi memesan untuk keperluan kartu identitas bagi seluruh karyawan. Namun jika Anda belum tersedia fasilitas ini, sebagai pekerja bisa memesannya sendiri. Sebelumnya, ketahui apa saja jenis-jenis bahan lanyard tersebut.

1.      Lanyard Poliester Tisue

Jenis satu ini menjadi bahan yang paling umum dan banyak penggunanya. Desain tali dengan material poliester maupun tisue memang lebih menarik jika Anda membandingkannya daripada lainnya. Selain itu juga memberikan efek kaya warna sehingga dapat menggunakan berbagai komponen warna.

Karakteristik dari bahan poliester tisue adalah permukaan sangat rata sehingga tidak bertekstur. Selain itu juga tampak begitu glossy dan halus. Apabila Anda memperhatikan lebih teliti, maka detail permukaannya terlihat sangat padat karena memiliki ikatan serat rapat sehingga tidak mudah rusak.

2.      Lanyard Poliester Nilon

Sementara untuk bahan satu ini, memiliki permukaan yang sedikit kasar. Selain itu, ikatan antar sertanya pun terlihat sangat kasat mata sehingga tampak lebih bertekstur jika Anda membandingkan dengan poliester tisue. Ciri khas ini membuatnya sering memilih metode cetak sablon tanpa full color.

Sebenarnya hal ini menjadi salah satu kelemahannya karena Anda hanya terbatas menggunakan beberapa komponen warna saja. Namun keunggulannya terletak pada kekuatannya untuk menahan beban. Material ini seringkali jadi pilihan terbaik ketika pengguna kerap menggunakan di luar ruangan.

3.      Lanyard Poliester Sarung

Sebenarnya bahan poliester sarung ini mempunyai karakteristik serat yang hampir sama seperti poliester nilon sebelumnya. Namun perbedaannnya terletak pada wujudnya berbeda karena memiliki bentuk lebih pipih. Selain itu berbentuk sedikit mengembang sehingga tampak bervolume dan tebal.

Dengan tekstur yang dimiliki oleh poliester sarung ini membuat bahan lanyard satu ini hanya dapat tercetak menggunakan metode sablon saja. Namun sebenarnya, kekuatan bahannya tergolong cukup bagus sehingga mampu bertahan dalam jangka waktu lama meski seratnya mudah tertarik ke luar.

4.      Lanyard Poliester Doff

Meski terkenal dengan bahan poliester, namun material tali satu ini sangatlah berbeda dengan beberapa jenis di atas. Perbedaannya yakni karena materialnya terbuat dari komposisi campuran bahannya. Karena tidak ditambah oleh filamen sehingga tampilannya lebih doff sesuai namanya.

Dengan warna yang tampak lebih doff tentu membuat hasil cetaknya tidak terlihat glossy. Anda pun harus pintar-pintar dalam memilih desainnya agar tetap terlihat menarik dan berkualitas. Namun keunggulannya yakni tidak mudah sobek karena tidak ada kandungan filamen di dalamnya.

5.      Tali Reflektif

Jenis tali satu ini menjadi salah satu bahan lanyard yang paling spesial. Hal ini karena tampilan dari tali reflektif memang mampu memantulkan cahaya. Pantulan ini berasal dari benang reflektif sebagai penyusun utamanya. Orang-orang sering menyebutnya dengan scotchlite karena hasilnya mengkilap.

Jika Anda menggunakan material satu ini untuk membuat tali lanyard, tentu akan memberikan hasil yang sangat maksimal. Pasalnya dari bahannya saja pun sudah terlihat glossy dan mengkilap. Belum lagi apabila memiliki desain menarik dan berkelas, pastinya mampu membuat hasilnya elegan.

6.      Lanyard Kulit

Jenis bahan tali satu ini mempunyai karateristik yang awet dan lebih tahan lama. Tentu saja karena tersusun atas material kulit alami sehingga tidak menggunakan bahan sintetis di dalamnya. Selain itu juga memberikan tampilan lebih natural karena umumnya masih menunjukkan serat alami dari kulit.

Namun sayangnya, lanyard kulit ini memerlukan cara perawatan yang lebih sulit. Pasalnya Anda harus mempertahankan tekstur dan warna aslinya dimana material ini sebenarnya justru rentan dan sensitif terhadap kerusakan. Jangan sampai terkena air atau zat lainnya karena bisa merusak permukaannya.

Tips Memilih Bahan Lanyard

Kerapkali, orang-orang hanya memperhatikan tampilan tali lanyard dari luarnya saja asal tampak bagus dan keren. Padahal untuk mendapatkan dan membelinya, Anda perlu mepertimbangkan dari beberapa hal agar tetap awet selama digunakan jangka waktu lama. Berikut ini tips memilih bahan lanyard:

1. Mengetahui Karakteristik dari Bahan Lanyard

Dari beberapa bahan lanyard di atas, masing-masing pun memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri. Jadi jangan asal memilihnya karena perlu menyesuaikannya dengan kebutuhan pemakaian. Jika memerlukan tali yang awet dan dapat Anda gunakan di waktu lama, pilih saja material tali nilon.

Apabila Anda masih awam terkait bahan tali lanyard ini, maka jangan ragu untuk bertanya terlebih dahulu kepada penyedia jasa percetakan. Mengingat bahwa mereka pun menyediakan beberapa jenis sehingga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan misalnya penggunaan di luar atau dalam ruangan.

2. Merasakan Tekstur Permukaan Tali Lanyard

Setiap bahan tali lanyard pun mempunyai tekstur yang berbeda-beda ketika Anda memegangnya mulai dari kasar dan halus. Karakteristik masing-masing permukaan ini pun sangat berpengaruh kepada tingkat kenyamanan bagi pengguna ketika hendak mengalungkannya pada leher saat dipakai.

Untuk itu, sebelum Anda memilihnya, perhatikan secara seksama bagaimana karakteristik dari bahan tersebut. Cobalah meraba terlebih dahulu bagaimana tekstur permukaannya. Tidak ada salahnya jika ingin mengalungkan ke leher dulu guna mengetahui apakah rasanya nyaman atau tidak.

3. Mengetahui Tingkat Kekuatan Tali

Dalam pemakaian tali ID card ini memang umumnya memerlukan waktu yang lama misalnya bagi pegawai perusahaan. Mereka sudah seharusnya memilih bahan tali yang kuat sehingga tidak perlu sering-sering menggantinya. Anda bisa melihatnya dari tingkat ketebalan dari masing-masing bahan.

Selain itu juga bisa melakukan tes ringan seperti meregangkan tali lalu menariknya secara perlahan. Apabila bahan termasuk kuat dan berkualitas, maka serat penyusunnya tidak akan putus dan rusak. Jangan ragu melakukannya di toko lanyard printing demi mendapat produk bermutu dan tahan lama.

4. Memperkirakan Ukuran Panjang Bahan Lanyard

Dari sekian banyaknya bahan lanyard yang ada, jangan sampai salah memilih tali lanyard terlalu panjang maupun pendek. Jika Anda menggunakan lanyard namun salah ukuran, tentu saja akan menurunkan tingkat kepercayaan diri. Terlebih apabila memakai di kawasan kantor atau acara besar.

Perlu Anda tahu bahwa saat ini sudah tersedia ukuran standar yang bisa digunakan pada saat mendesain lanyard. Tujuannya agar desain pun terlihat sesuai seperti panjang dan lebarnya. Hal ini demi menghindari gambar atau komponen lainnya tidak tercetak karena kekeliruan dimensi desain.

Ada beberapa bahan lanyard yang dapat Anda pilih mulai dari tisue, nilon, poliester hingga kulit. Tentu masing-masing jenis tersebut memiliki karakteristik sendiri. Untuk itu jangan salah pilih karena cara pemilihan dapat pengguna sesuaikan dengan jangka pemakaian baik dalam waktu lama atau pendek

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?