Beberapa Jenis Pengait Lanyard

Dalam sebuah tali lanyard, ada sebuah jenis pengait lanyard yang menghubungkan tali lanyard ke ID card, card holder, wadah kartu, atau langsung ke objek hiasan. Pada pengait lanyard ini juga sering terdapat berbagai tambahan hiasan seperti pompom, bulu, atau gantungan kunci kecil.

Jenis Pengait Lanyard

Pembuatan sebuah tali lanyard memiliki berbagai pilihan di dalamnya, mulai dari jenis bahan, pilihan desain, ukuran tali lanyard, hingga penambahan pengait untuk menautkan benda yang akan menggantung di ujung tali lanyard. Berikut ini beberapa hal mengenai pengait lanyard.

1.      Jenis Thum Hook

Menjadi jenis pengait lanyard paling populer di antara yang lain, jenis ini memiliki struktur tebal dengan tonjolan khusus. Tonjolan ini berfungsi untuk tempat jempol menekan tuas saat hendak membuka celah dan memasukkan ID card.

Awalnya pengait lanyard tipe thum hook ini hanya memiliki dua warna, yaitu emas dan perak. Namun seiring berjalannya waktu kini hadir pengait lanyard jenis ini dengan warna rose gold yang siap memberi kesan elegan pada penggunanya, khususnya wanita.

2.      Jenis Standar J Hook

Jenis pengait lanyard berikutnya ada standard J Hook. Berbentuk seperti pancingan ikan, pengait lanyard jenis ini terdiri dari logam, tembaga, bahkan besi di dalamnya. Namun pengait lanyard dengan tipe ini tipis dan mudah bengkok jika sering mendapat tenanan.

Cara memakainya mudah, cukup menekan sisi kaitan sampai celah terbuka dan ID card atau benda lain siap menggantung. Saat jari pengguna melepaskan sisi kaitan, maka besi kecil akan menutup pintu kait dan menguncinya sehingga benda yang menggantung tidak terjatuh.

3.      Jenis Mobile Phone Loop

Pengait lanyard satu ini terbuat dari plastik maupun nilon dan memiliki sebuah stopper kecil untuk melepas bagian tali lanyard. Cara penggunaannya pun mudah, yaitu cukup mengaitkan tali hingga berbentuk simpul ke dalam lubang ID card, card holder, dompet, maupun hiasan lain.

Dulu pengait ini hadir gantungan telepon genggam. Namun belakangan ini jenis ini berubah fungsi menjadi pengait ID card karena sudah jarang ada orang yeng memakai gantungan pada telepon genggam mereka. Pemakaian jenis ini pun dianggap sederhana dan awet anti karat.

4.      Jenis Oval Hook

Memiliki bahan sama dengan pengait lanyard jenis standard J hook, keduanya hanya memiliki perbedaan pada bentuknya. Standard J hook memiliki bentuk lonjong, namun pengait lanyard oval hook berbentuk lebih bundar atau oval.

Karena bentuknya bulat tapi memanjang, hal ini akan memudahkan pemasang untuk mengaitkan benda yang akan menggantung pada tali lanyard. Hal ini karena ruang pada jenis ini luas. Cara memakai pengait ini adalah cukup menekan salah satu sisi sampai terbuka dan memasukkan benda.

5.      Jenis Bulldog Clip

Kadang disebut crocodile clip, jenis satu ini memiliki tampilan mirip dengan penjepit baju. Logam atau plastik kerap menjadi bahan dasarnya, namun pemilihan logam akan lebih tepat karena gerigi di setiap sisinya akan lebih kuat dan tidak gampang lepas.

Cara memakai pengait lanyard jenis bulldog clip tidak susah, yaitu dengan menekan kedua sisi pengait lalu menjepit ID card. Tidak hanya menjepit, jenis ini juga bisa digunakan pada ID card yang memiliki lubang untuk tali lanyard.

6.      Jenis Klik

Jenis pengait lanyard satu ini memiliki dua penghubung untuk menghubungkan tali dan benda yang akan digantung. Stopper satu ini juga memudahkan pengguna untuk melepas benda yang terkait dengan tali lanyard. Bahan dasar dari pengait lanyard klik ini adalah plastik.

Cara memakainya lumayan mudah, yaitu pengguna cukup menekan sisi kanan dan kiri pengait lanyard ini lalu menarik ke belakang untuk melepas kedua bagian pengait lanyard ini. Menggunakan plastik untuk materialnya, ketika kedua pengait lanyard disatukan akan menimbulkan bunyi ‘klik”.

7.      Jenis Ikat Tali

Pengait lanyard berikutnya adalah stopper dengan bahan dasar kombinasi dari plastik dan benang. Memiliki ciri khas tekstur kaku, cara memakainya hanyalah dengan melilitkan ujung benang ke benda kemudian memastikan sisi satunya masuk juga.

Jenis pengait lanyard satu ini tidak digunakan untuk menggantung ID card, card holder, ataupun deompet. Namun pengait dengan jenis ikat tali ini bisanya untuk media menggantung kunci, USB, atau sejenisnya.

8.      Jenis Carabiner

Penggunaan pengait lanyard jenis carabiner sangat mudah. Pengguna cukup menekan salah satu bagian stopper dengan lebih dalam, maka pengait akan terbuka dan siap menggantung ID card atau sejenisnya. Dengan melepas tekanan, pengait akan tertutup dan terkunci.

Awalnya jenis ini terbuat dari besi atau logam, namun kini sudah banyak pengait tali lanyard ini terbuat dari plastik yang akan membuat penggunanya ringan dalam pemakaian. Stopper ini juga sering menjadi pengait untuk tali strap mask.

9.      Safety Release

Selain berbagai pengait lanyard untuk ID card di atas, terdapat pula pengait lanyard besar untuk urusan keamanan. Sering terlihat pada sabuk, tas, maupun helm, pengait satu ini terbuat dari besi dan memiliki kekuatan dengan tekstur kokoh.

Untuk jenis pengait lanyard ini tidak perlu susah menemukannya. Benda di keseharian sudah banyak menggunakan jenis ini untuk menjaga keamanan suatu benda. Meski begitu, stopper satu ini sangat aman pemakaiannya.

Demikian pembahasan mengenai pengait lanyard. Setiap jenis pengait memiliki fungsi yang hampir sama meskipun terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saat hendak membuat tali lanyard, pastikan memilih pengait tali lanyard dengan tepat sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Open chat
Butuh bantuan?
Assalamualaikum

Lanyardkilat.co.id, ada yang bisa kami bantu?